TAFSIR SEJARAH DALAM NOVEL SALAH ASUHAN

Maman S. Mahayana *

Setiap karya sastra adalah hasil pengaruh yang rumit dari faktor-faktor sosial-politik-kultural. Novel Salah Asuhan (1928) karya Abdoel Moeis, juga kelahirannya tak dapat dilepaskan dari faktor-faktor tersebut. Itulah sebabnya, usaha mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di balik teks Salah Asuhan, penting artinya untuk menangkap amanat pengarangnya yang juga berkaitan erat dengan situasi sosial dan semangat zamannya. Continue reading “TAFSIR SEJARAH DALAM NOVEL SALAH ASUHAN”

K o m a

S. Jai

AKHIRNYA zombie hipertensi itu benar-benar memperdayainya. Bertahun tahun lelaki itu bergelut sebelum tekuk lutut, toh penyakit yang bersarang di tubuhnya itu gila kuasa.

Dia takluk tanpa ampun. Dia dijatuhkan di muka umum, tanpa peduli lelaki bernama Kesturi itu orang baik, harum. Kesturi roboh tanpa ragam belas kasih atas nama keluarga, cinta, kemiskinan, anak-anak, apalagi utang-piutang dan seabrek. Segalanya menghilang. Continue reading “K o m a”

Rumah Duka

Ratih Kumala
cetak.kompas.com

Hal pertama yang muncul di kepala saat laki-lakiku menamatkan sisa nyawanya adalah; mungkin perempuan itulah yang lebih kehilangan dibanding aku, istri sahnya. Ketika itu jarum jam menggenapkan pukul tiga pagi. Anak perempuanku menangis berteriak memanggil-manggil nama papahnya, gema suaranya menyayat ke sudut-sudut koridor rumah sakit. Aku menangis tertahan. Sedang anak laki-lakiku menjadi bisu dan dingin. Continue reading “Rumah Duka”

Bahasa ยป