Nyanyian Matahari

Hudan Hidayat
korantempo.com

Saat Tuhan sembunyi dalam dunia yang berteka-teki, manusia melayani teka-teki Tuhan dengan kesadaran yang membelah dirinya: ia menghidupkan hatinya dan mengembangkan akalnya. Dengan akalnya ia mengolah dunia empirik. Dengan hatinya ia mengolah iman. Begitulah dua kesadaran yang membelah dunia. Sampai kesadaran itu memisahkan dirinya: menjadi sepenuhnya akal. Dan orang pun sampai pada atheisme. Continue reading “Nyanyian Matahari”

MENGGUGAT SEJARAH SASTRA: MENELUSURI JEJAK CERPEN INDONESIA

Maman S. Mahayana *

Kapankah Kesusastraan Indonesia Lahir? Demikian judul buku yang ditulis Ajip Rosidi. Di dalam salah satu artikelnya, Ajip berpendapat bahwa kesusastraan Indonesia lahir sekitar tahun 1920. Alasannya: pada saat itulah para pemuda Indonesia (Yamin, Hatta, dll.) mengumumkan sajak-sajak mereka yang bercorak kebangsaan. Dalam hal ini, yang dimaksud kesusastraan Indonesia (modern), menurut Ajip, adalah karya-karya yang berkaitan dengan semangat dan elan nasionalisme keindonesiaan.[1] Continue reading “MENGGUGAT SEJARAH SASTRA: MENELUSURI JEJAK CERPEN INDONESIA”

Bahasa ยป