RAHASIA GUNUNG BETUNG *

Agusri Junaidi

Mereka sedang bersantai menikmati kerlip lampu kota jauh di bawah sana, begitu jauh dan redup, namun di sanalah kehidupan sebenarnya, orang-orang menyabung nasibnya.

Di sini mereka sebaliknya ingin menjauh dari kehidupan ramai itu, melepaskan diri dari rencana aksi dijalanan yang seiring waktu terus makin memanas. Continue reading “RAHASIA GUNUNG BETUNG *”

Sastra, Media Cetak dan Online *

Nurul Fahmy

Jika koran-koran sudah tidak ada lagi, kemana karya sastra yang ditulis oleh para pengarang itu akan ‘dilemparkan’?

Industri media cetak (surat kabar) belakangan semakin ‘lesu’, menuju senjakalanya, menyusul gelombang kehadiran media massa berbasis internet (media online / daring). Senjakala ini bukan isapan jempol. Bukan karena gejalanya telah diakui oleh jurnalis senior, Bre Redana, dalam artikelnya yang berjudul “Inikah Senjakala Kami” (Senjakala Media Cetak) setahun lalu (28 Desember 2015) Continue reading “Sastra, Media Cetak dan Online *”

Bahasa »