Gadis Kebaya Ungu

Rakai Lukman *

Jajaran reklame di jalan utama kota, spanduk dan kibar umbul-umbul diterpa angin barat seperti dadaku saat memandangnya duduk di bangku halte yang kusam. Gadis bermata elok, tubuhnya ramping dibalut kebaya. Pemandangan yang susah kutemui pada kota-kota metropolis di pulau Jawa. Ia mengalihkan perhatianku saat menikmati foto wajah selebriti jelita bersanding iklan seluler merk terbaru, yang kunikmati dengan mengulum bibir sendiri, berfantasi layaknya cumbu rayu jarak jauh. Continue reading “Gadis Kebaya Ungu”

AKAR DAN LUKA

Anindita S. Thayf *
Koran Tempo, 23/11/2019

Apakah melupakan akan menyembuhkan luka? Apakah memelihara kenangan baik mampu menguatkan cinta? Untuk bisa menjawab kedua pertanyaan ini dibutuhkan proses pencarian panjang yang barangkali akan memakan waktu nyaris sepanjang sisa hidup. Namun, bagaimana jika waktu yang tersisa tidak banyak lagi? The Buried Giant mencoba menawarkan jawabannya. Continue reading “AKAR DAN LUKA”

SAUT KECIL BICARA DENGAN MABOK DAN BIRAHI *

F. Rahardi *

Judul buku kumpulan puisi Saut Situmorang: saut kecil bicara dengan tuhan, ada baiknya kita ubah. Sebab dalam sajak dengan judul sama pada buku tersebut (hal 25), tidak akan kita temukan adanya indikasi “Saut Kecil yang bicara dengan Tuhan”. Baik secara tersurat maupun tersirat (kiasan). Bahkan, keseluruhan 52 sajak yang terkumpul dalam buku ini, tidak mengisyaratkan adanya pembicaraan yang intens antara Saut dengan Tuhan. Yang ada justru bertebarannya kata-kata mabok, alkohol, bir, anggur dan ungkapan-ungkapan kebirahian. Yakni, ungkapan yang berhubungan dengan seksualitas dan sensualitas (voyeurisme). Maka judul paling pas untuk buku ini adalah: Saut Kecil Bicara dengan Mabok dan Birahi. Continue reading “SAUT KECIL BICARA DENGAN MABOK DAN BIRAHI *”

Bahasa »