Revisi Sejarah Awal Sastra NTT

Yohanes Sehandi *
Pos Kupang, 3 Okt 2019

Opini ini bertujuan utama untuk merivisi atau meluruskan kembali hasil temuan saya beberapa tahun lalu tentang sejarah awal sastra NTT. Adapun hasil temuan saya itu, bahwa sejarah awal sastra NTT dimulai tahun 1961, terhitung sejak orang NTT pertama menulis karya sastra dalam bahasa Indonesia dan dipublikasikan secara nasional. Orang NTT pertama yang menulis karya sastra itu adalah Gerson Poyk (1931-2017). Continue reading “Revisi Sejarah Awal Sastra NTT”

Novel Hayy ibn Yaqdhan Karya Ibnu Tufail Guncang Sastra Dunia Barat

Red: Agung Sasongko
Desy Susilawati

Ibnu Tufail banyak mengangkat karakter yang sebelumnya sempat diangkat Ibnu Sina. Buku lainnya yang ditulis Ibnu Tufail adalah Philosophus Autodidactus. Karya besarnya dalam bidang filsafat tersebut merupakan respons Ibnu Tufail terhadap ketidaklogisan filosofi Al-Ghazali yang bertajuk The Incoherence of the Philosophers. Continue reading “Novel Hayy ibn Yaqdhan Karya Ibnu Tufail Guncang Sastra Dunia Barat”

Wajah Sastra Pesantren Nusantara

Afrizal Qosim *

Matahari belum nampak. Hanya seberkas mega kuning yang terpancar dari ufuk timur membelakangi Masjid, tatkala Pak Kyai mengakhiri riwayat dzikir Shubuhnya. Seperti biasa, sebagai penutup dzikir, dua ayat akhir dari Surat at-Taubah menjadi lantunan yang tak bisa tidak dilafadkan oleh Pak Kyai. Selalu itu. Istiqomah.Para jamaah, yang terdiri dari santri dan masyarakat sekitar, masih setia menunggu sampai Pak Kyai selesai berdzikir. Continue reading “Wajah Sastra Pesantren Nusantara”

Bahasa ยป