DALAM

Sutardji Calzoum Bachri
shareforgoodpeople.blogspot.co.id

Berbagai perambaan pengucapan dalam puisi Indonesia modern dalam tiga puluh tahun terakhir sangatlah mengagumkan. Para penyair memanfaatkan kebebasan pengucapan kepenyairannya boleh dikata secara tidak terbatas. Orang bisa menulis puisi dalam bentuk bahasa prosa, seperti yang dilakukan oleh Taufiq Ismail dan beberapa penyair lain. Memang jauh sebelum Taufiq, menulis puisi dalam bahasa prosa, hal itu telah dilakukan antara lain oleh Sitor Situmorang–kurang mendapat perhatian. Continue reading “DALAM”

MENULIS SUNGGUH-SUNGGUH DAN MENULIS PURA-PURA

Budi Darma
shareforgoodpeople.blogspot.co.id

Saya mempunyai teman yang mengaku dirinya penulis, meskipun saya yakin dia bukan penulis. Dia mempunyai banyak sekali tulisan. Naskah drama, naskah puisi, naskah cerpen, naskah novel, naskah esai, dan naskah-naskah lain dia punyai. Memang dia hebat.

Akan tetapi, ternyata satu kali pun dia tidak pernah menerbitkan tulisannya. Setiap kali dia berusaha menerbitkannya, dia merasa ragu-ragu akan kebolehan tulisannya sendiri. Karena itulah dia menyibukkan diri dengan menulis kembali naskah-naskahnya. Dia dapat mengubah-ubah satu naskahnya sampai beberapa kali, kalau perlu sampai puluhan kali. Akhirnya dia tidak pernah menyelesaikan apa-apa. Continue reading “MENULIS SUNGGUH-SUNGGUH DAN MENULIS PURA-PURA”

DAPATKAH KITA MENGHINDARKAN DIRI DARI CERPEN?

Sapardi Djoko Damono
shareforgoodpeople.blogspot.co.id

Sejak teknologi berkembang di negeri ini, rasanya sulit untuk menjawab pertanyaan di atas dengan positif, setidaknya di kota-kota besar yang semakin banyak jumlahnya. Boleh dikatakan semua majalah hiburan (dan sebangsanya) memuat cerpen; hampir semua koran memuat cerpen, di ruang kebudayaan atau remaja atau ruang khusus untuk itu; radio-radio milik pemerintah maupun swasta, menyiarkan cerpen pada waktu-waktu tertentu. Bahkan ada koran yang terkena. suka menyiarkan berita sensaional memuat cerpen di halaman pertama. Continue reading “DAPATKAH KITA MENGHINDARKAN DIRI DARI CERPEN?”

INTEGRITAS DALAM SASTRA

Radhar Panca Dahana

SEBAGAIMANA banyak bidang kehidupan lainnya, kehidupan dalam sastra juga memiliki romantiknya sendiri. Baik itu romantika yang berlangsung secara internal, di dalam diri atau lingkungan terbatas sastra itu sendiri. Maupun romantika yang berhubungan dengan kehidupan eksternal sastra, seperti kehidupan politik, sosial, ekonomi, hukum, dan bagian kebudayaan lainnya. Continue reading “INTEGRITAS DALAM SASTRA”

Bahasa ยป