Walladah Binti al Mustakfi, Penyair Muslimah Spanyol

Ratna Ajeng Tejomukti
republika.co.id

Walladah merupakan penyair Muslimah terkenal di Andalusia. Kehadiran Walladah menunjukkan Muslimah pada masa dinasti Ummayah bisa sehebat laki-laki dalam menghadirkan karya. Bisa disebut Walladah adalah peletak dasar sastra Muslimah Andalusia. Dia memunculkan murid-murid penyair Muslimah berbakat lainnya. Salah satunya, Muhyah binti Al Tayyani yang diangkat Walladah dari seorang budak menjadi penulis termasyhur Andalusia. Continue reading “Walladah Binti al Mustakfi, Penyair Muslimah Spanyol”

KAUNIYAH DAN HUMANISME DALAM PUISI *

Catatan Kesan atas Antologi Puisi “Pengembaraan Burung”

Ahmad Syauqi Sumbawi *

Kehidupan dunia adalah “kawah penyadaran”, dimana manusia berhadapan dengan realitas yang menuntutnya untuk memahami keberadaan dirinya secara luas. Tidak hanya di dunia, pemahaman itu pun melintasi berbagai alam, baik alam arwah maupun alam barzah dan akhirat—serta hal-hal eskatologis lainnya—. Continue reading “KAUNIYAH DAN HUMANISME DALAM PUISI *”

Asyiknya Meresensi Buku

RF. Dhonna
rochimafirmadhonna.blogspot.co.id

Saya pernah mendapat tugas mengajar mata kuliah Menulis Fiksi. Tugas akhir dari matakuliah ini adalah menulis fiksi, boleh cerpen atau novelet. Langkah pertama sebagai warming up, saya menugaskan mahasiswa untuk meresensi novel. Ketika tugas ini saya sosialisasikan, banyak mahasiswa yang keberatan. Continue reading “Asyiknya Meresensi Buku”

Sastra dan Kepemimpinan Bangsa

Asep Salahudin *
Media Indonesia 17 Mei 2014

SESUNGGUHNYA dari karya sastra ada hal yang jauh lebih menarik ketimbang `kreasi’ kerumunan politisi yang bikin puisi penuh polusi. Puisi partisan sekadar berisi caci maki. Puisi jelek model seperti itu alih-alih dapat membersihkan ruang sosial yang kotor, justru menjadi bagian yang memberikan andil tergelarnya kegaduhan politik yang tidak bermutu. Continue reading “Sastra dan Kepemimpinan Bangsa”

Bahasa »