Sastra Islam Melayu Indonesia

Dr.Abdul Hadi WM
ahmadsamantho.wordpress.com

Sastra Islam di Indonesia muncul mula-mula dalam bahasa Melayu pada abad ke-14 – 15 M bersamaan dengan luasnya penyebaran agama ini di kepulauan Melayu. Awal kemunculannya dalam bahasa Melayu ini dimungkinkan karena bahasa inilah yang mula-mula sekali digunakan sebagai media penyebaran Islam dan bahasa pengantar di d1.jpglembaga-lembaga pendidikan Islam. Continue reading “Sastra Islam Melayu Indonesia”

Pengaruh Kesusasteraan Asing dalam Kesusastraan Indonesia

Sastri Sunarti
badanbahasa.kemdikbud.go.id

1. Pendahuluan

Ketika kita membicarakan pengaruh kesusastraan asing dalam kesusasteraan Indonesia, kita harus melihat vista sastra Indonesia dari masa lalu hingga masa kini. Sebagai langkah awal, kita dapat melayangkan pandangan jauh ke belakang, ke masa Hamzah Fansuri mula bersyair dan bernazam atau ke zaman Nuruddin Ar-Raniry ketika melahirkan Bustanul Sallatin (Taman Raja-Raja) dan ketika Raja Ali Haji melahirkan Bustanul Katibin (Taman Para Penulis). Continue reading “Pengaruh Kesusasteraan Asing dalam Kesusastraan Indonesia”

Pengaruh Persia terhadap Kebudayaan Indonesia

Dr. Muhammad Zafar Iqbal

Pengaruh Iran terhadap Indonesia kebanyakan dalam bidang kebudayaan, kesusastraan, pemikiran, dan tasawuf. Pada kenyataannya, kebudayaan bangsa Iran cukup berpengaruh terhadap seluruh dunia. Masyarakat Iran, setelah menerima agama Islam, banyak menemukan keahlian dalam semua bidang ilmu keislaman, yang tidak satu pun dari bangsa lainnya yang sampai kepada derajat tersebut. Continue reading “Pengaruh Persia terhadap Kebudayaan Indonesia”

Kota Rawa

Raudal Tanjung Banua
Jawa Pos, 25 Mei 2014

DI dunia yang diliputi bintang khayal, kabut imajinasi, nama-nama dan impian, tak semua kenyataan lahir dari bayangan, sebagaimana tak semua bayangan lahir dari kenyataan. Kita hidup di dunia ketiga dari matahari1, demikian Bob Perelman dalam sebaris sajak yang tak kepalang menghentak. Continue reading “Kota Rawa”

Bahasa »