Pertemuan Pengarang Membangun Kekuatan Sastra di Indonesia

Lusiana Indriasari
Kompas.com, 25 Nov 2012

Kesusateraan Indonesia belum memiliki kekuatan menghadapi berbagai tekanan sosial di sekitarnya. Sejarah membuktikan kesusasteraan dan para pengarangnya menjadi korban kesewenangan.
Di masa lalu pengarang ditindas oleh penguasa, baik politik maupun militer. Di masa sekarang, kesusasteraan berhadapan dengan kekuatan pasar dan organisasi fundamentalis. Continue reading “Pertemuan Pengarang Membangun Kekuatan Sastra di Indonesia”

Membaurkan Gradasi Sejarah

Beni Setia *
Lampung Post, 25 Nov 2012

BANYAK mata acara di Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2012, meskipun fokus utamanya mengarah pada Musyawarah Agung Penulis Cerita Silat dan Sejarah Nusantara, yang diselenggarakan di Awadana Manohara Hotel, Borobudur, Magelang, 28-31 Oktober. Acara di mana para penulis bertemu. Kreator–menurut Yoke Darmawan–tak habis-habisnya mengeksplor berbagai kenyataan dengan mengaktifkan imajinasi. Continue reading “Membaurkan Gradasi Sejarah”

SH Mintardja

Singgih Hadi Mintardja (26 Januari 1933 – 18 Januari 1999)

Semasa hidupnya, SH Mintardja lebih banyak dikenal sebagai penulis cerita bersambung serial silat dengan setting kerajaan Mataram zaman Sultan Agung di beberapa surat kabar, seperti Harian Bernas berjudul Mendung di Atas Cakrawala dan Api Di Bukit Menoreh di Kedaulatan Rakyat. Episode terakhir yang hadir di hadapan pembaca Harian Bernas adalah episode ke 848 Mendung di Atas Cakrawala. Continue reading “SH Mintardja”

Puitisasi Al-Quran Malam Sastra Seribu Bulan

Addi Mawahibun Idhom
http://ramadan.tempo.co, 30 Juli 2012

Pentas Studio Pertunjukan Sastra (SPS) Yogyakarta menggelar “Malam Sastra Seribu Bulan”, dengan acara puitisasi terjemahan Al-Quran karya Muhammad Diponegoro, di Amphi Teather Taman Budaya Yogyakarta pada Sabtu malam, 28 Juli 2012. Muhammad Diponegoro adalah cerpenis kawakan asli Yogyakarta yang meninggal pada awal 1990-an. Continue reading “Puitisasi Al-Quran Malam Sastra Seribu Bulan”

Bahasa »