PMK

Arie MP Tamba
Jurnal Nasional, 24 Nov 2013

BEBERAPA waktu berselang, penyair Solo, Sosiawan Leak ”mengajak” saya ikut serta dalam kumpulan puisi yang sedang dirancangnya. Beberapa kumpulan puisi (lebih dari satu jilid) yang ditegaskan sebagai reaksi (atau bahkan perlawanan) penyair atas hiruk-pikuknya korupsi di Indonesia saat ini. Maka, buku puisi itu pun dinamakan Puisi Menolak Korupsi, PMK (September, 2013). Continue reading “PMK”

Teater Koma: Merenungkan Sosok Ibu

Aprillia Ramadhina *
Jurnal Nasional, 17 Nov 2013

TAK ada untung dalam perang, tak ada kemenangan di pihak manapun yang bersekutu. Yang ada hanya korban bergelimpangan dan kerugian di sisi yang paling sentral yaitu kemanusiaan.

Ibu Brani layaknya dua sisi mata uang, seperti halnya yang dimiliki manusia lainnya. Ia ingin kedamaian datang, tapi juga berharap perang tak berhenti, karena ia juga mencari keuntungan. Continue reading “Teater Koma: Merenungkan Sosok Ibu”

Kenangan Agus Noor dalam “Kunang-kunang di Langit Jakarta”

Dessy Wahyuni *
Riau Pos, 24 Nov 2013

WATAK sastra selalu terbuka terhadap tafsir. Tidak pernah ada tafsir tunggal. Setiap pembaca memiliki argumentasi yang berangkat dari latar belakang pengetahuan, pemahaman, serta apresiasi yang berbeda-beda. Sastra selalu membuka diri terhadap kemungkinan tafsir, karena justru di situlah keindahan itu bekerja. Hal itu menjadi sensasi keindahan yang bergerak, menelusup ke dalam sanubari masing-masing orang yang mendekatinya. Continue reading “Kenangan Agus Noor dalam “Kunang-kunang di Langit Jakarta””

Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2013

Vien Dimyati
Jurnal Nasional, 24 Nov 2013

Seni tradisi semakin langka di Indonesia. Semua itu terancam punah lantaran tiadanya generasi penerus. Apresiasi pemerintah sangat diperlukan untuk melestarikan seni tradisi.

Minimnya para seniman dan maestro seni tradisi di Indonesia membuat pemerintah kesulitan mencari pahlawan-pahlawan kebudayaan yang konsisten melestarikan karya seni langka. Continue reading “Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2013”

Ketika Puisi Melawan Korupsi

Alex R Nainggolan *
Analisa,1 Des 2013

SAAT kerumunan berita ikhwal korupsi merebak di negeri ini; saat korupsi menjelma sebuah tradisi di sebuah lembaga negara; saat korupsi terjebak di setiap pribadi – yang mulanya kita percaya jika dia seorang yang jujur; sesungguhnya apa yang terjadi pada mimik bangsa ini? Terkejut dengan penuh denyar yang panjang atau berpura-pura mengamini atas tindakan itu. Seperti sebuah tamparan, korupsi seperti sebuah wabah – yang menjalar, terkadang pula dilakukan secara massal (berjamaah). Continue reading “Ketika Puisi Melawan Korupsi”

Bahasa »