Menyulam Luka Jadi Cerita: ‘Tunggu Aku di Sungai Duku’ Karya Hary B Kori’un

Desi Sommalia Gustina *
Riau Pos, 14 Juli 2013

DANARTO bilang sastra sebenarnya alat untuk menerima dan memberikan pencerahan. Pernyataan ini tidaklah mengada, karena pada hakekatnya karya sastra merupakan cermin dari realitas kehidupan masyarakat. Banyak pengarang menulis karya sastra beranjak dari realitas yang ada di sekitarnya. Continue reading “Menyulam Luka Jadi Cerita: ‘Tunggu Aku di Sungai Duku’ Karya Hary B Kori’un”

Bahasa »