Dunia yang Klise

Ilham Wahyudi
radarbanten.com May 18, 2013

Seringkali hidup kita terus mengikuti alur pada cerita ‘klise’. Selalu meniru apa yang kita lihat dan rasakan pada awal mula hidup kita. Tapi, tak mau mencari tahu lebih dalam tentang apa yang kita tiru tersebut. Demikianlah kita selalu menjadi bebek pada barisan paling belakang. Terus mengikuti pejalan terdepan yang menciptakan lajur. Anehnya meskipun kita mengikuti arah yang salah, kalau tetap pada lajur kelompok maka kita tidak merasa ada masalah. Continue reading “Dunia yang Klise”

Wahyudin, Si Pemulung Ganteng

Nunung Nuraida
kompasiana.com/nunung_nuraida

Biasanya, kalau ada pemulung ganteng, pastinya hanya ada di sinetron-sinetron Indonesia yang terkadang suka ga nyambung antara penokohan dan peran. Di benak kita, seakan sudah tertanam bahwa yang namanya pemulung itu ya kotor, dekil, gak terawat, dan bisa dibilang memiliki tampang yang biasa-biasa saja. Tapi tentu saja, cakep atau tidaknya wajah seseorang itu sangat relatif. Masalah selera saja. Continue reading “Wahyudin, Si Pemulung Ganteng”

Ihwal Puisi

Sulaiman Djaya *
radarbanten.com Mar 10, 2013

“Aku tak ingin membuat janji apa pun untuk saat ini. Tapi kutahu kala kau berdoa, di suatu tempat di dunia ini, sesuatu yang baik akan terjadi” (Hafiz dari Shiraz).

Suatu ketika Heidegger terkagum-kagum ketika membaca puisi-puisinya Friedrich Holderlin, yang kala itu, sebagaimana dalam bahasa Heidegger sendiri yang bila saya bikin longgar, telah menyadarkan kita tentang “seni melihat” yang selama ini dilupakan para pemikir dan filsuf yang telah terjebak oleh paradigma cartesianisme. Continue reading “Ihwal Puisi”

Bahasa »