Romantisme Kolonial dalam Sastra

Bayu Agustari Adha
Riau Pos, 25 Mar 2012

PENGALAMAN menjajah dan terjajah meninggalkan kenangan tersendiri. Demikian juga yang dialami Belanda dan Indonesia. Sejarah kedua bangsa ini memiliki hubungan emosional tersendiri karena waktu 350 tahun tentunya menyisakan cerita yang tak sedikit. Bahkan sampai saat inipun romantisme keduanya belum juga hilang, sampai-sampai Belanda seperti tak rela atau belum mengakui Indonesia sebagai negara lain. Cerita-cerita ini tak hanya dibingkai oleh tuturan atau dokumen sejarah, namun juga banyak terukir di karya sastra. Continue reading “Romantisme Kolonial dalam Sastra”

Memberantas Korupsi dengan Sastra

(Sebuah Upaya Meminimalisir Korupsi dengan Pendekatan Sastra)
Jumardi
Riau Pos, 25 Maret 2012

KORUPSI kian eksis menjadi ‘artis’ Indonesia. Hampir semua media cetak maupun elektronik memuat tentang ‘artis’ tersebut. Karena semakin banyak yang memberitakannya, maka ia semakin terkenal. Tidak terkecuali anak-anak pun mengetahuinya, minimal mendengar pembicaraan tentang ‘artis’ itu. Dengan semakin terkenalnya, sang ‘artis’ pun kerap menjadi topik utama pembicaraan. Apakah itu dari kalangan ‘tinggi’ maupun dari kalangan ‘rendah’. Tak terkecuali para sastrawan. Continue reading “Memberantas Korupsi dengan Sastra”

Borobudur “Melebur Dosa Menganyam Cinta”

Jodhi Yudono
http://oase.kompas.com/

Puluhan seniman sekitar Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggelar performa “Melebur Dosa Menganyam Cinta” sebagai ungkapan halal bihalal mereka dalam wujud ekspresi seni.

Mereka yang antara lain mengenakan berbagai properti seni antara lain tarian kontemporer “Jingkrak Sondang”, tarian soreng dengan musik “truntung”, pakaian adat Jawa, tabuhan “jedhor” Continue reading “Borobudur “Melebur Dosa Menganyam Cinta””

Kerbau dalam peradaban Jawa

Bandung Mawardi
http://www.harianjogja.com/

Kabar telah tersiar dan mengundang tanya. Perawatan dan pengelolaan delapan kerbau bule keturunan Kiai Slamet dialihkan dari Keraton Solo ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Berita ini mengingatkan kita tentang makna kerbau dalam arus peradaban Jawa, masa lalu dan masa sekarang. Kerbau dalam sejarah Jawa menjadi bab penting bagi elite tradisional, petani dan pemerintah kolonial. Kerbau dimaknai dari sakralitas sampai komoditas memakai nalar kapitalistik. Continue reading “Kerbau dalam peradaban Jawa”

Bahasa »