Optimis, Masa Depan Puisi dan Sastra Indonesia

Mengikuti Festival Penyair Korea-ASEAN (KAPLF) II 25-29 Oktober 2011

Zaim Rofiqi
riaupos.co

Kita akan menemukan Asia sebagai dunia sendiri.
Puisi kita bermimpi untuk menanggulangi sejarah yang penuh penguasaan dan eksploitasi.
Apa yang diharapkan kita semua adalah saling mendekat.
Mungkin seorang penyair adalah tukang jam yang pekerjaannya seperti memeriksa dan merawat bahasa. Continue reading “Optimis, Masa Depan Puisi dan Sastra Indonesia”

Sastra China semakin diminati

Editor: Anggraini Lubis
http://www.waspada.co.id/

Lulusan sastra China memiliki peluang yang besar di dunia kerja. Mereka bisa berkecimpung di dunia bisnis, pariwisata, sampai pendidikan.

Pelan tapi pasti, sastra China kini menjadi program studi (prodi) favorit bagi lulusan SMA di Sumatera Utara.Buktinya jelas. Di dua perguruan tinggi yang menawarkan prodi sastra China yaitu Universitas Sumatera Utara (USU) dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing- Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA),peminatnya terus meningkat tiap tahunnya. Continue reading “Sastra China semakin diminati”

Politik Sastra: Sastra Sebagai Barang Biasa

Muhammad Taufiqurrohman *
http://bahas.multiply.com/

Sastra adalah sebuah produk kebudayaan ‘biasa’. Ia adalah makhluk biasa-biasa saja yang lahir dalam sebuah rentang peradaban umat manusia. Sebagaimana produk-produk kebudayaan yang lain —sebut saja politik, ekonomi, hukum dan lain sebagainya— ia datang ke dunia dengan segala karakteristik, kodrat, keperluan, kepentingan, kelemahan juga kekurangan yang dibawanya. Juga saya pikir, sebagai barang ia tak ubahnya tempe penyet, busway, batu-nya ponari, dan laptop. Continue reading “Politik Sastra: Sastra Sebagai Barang Biasa”

Perkawanan, Kawabata, dan Novel Terjemahan

Zakky Zulhazmi *

Di penghujung 2010 yang lalu, pada akhirnya, saya berhasil menamatkan satu novel terjemahan: Keindahan dan Kesedihan (Beauty and Sadness/Utshukushisa To Kanashimi To) karya Yasunari Kawabata. Novel terbitan Jalasutra dengan cover yang menurut saya eksotik ini saya khatamkan kurang dari seminggu. Atas novel ini saya punya cerita tersendiri bagiamana cara memperolehnya. Tapi sebelumnya izinkan saya bercerita bagiamana pandangan saya teradap novel terjemahan. Continue reading “Perkawanan, Kawabata, dan Novel Terjemahan”

Bahasa »