Jodhi Yudono
http://oase.kompas.com/
Sastrawan Universitas Indonesia Maman S. Mahayana menilai, harus ada pembatasan tegas antara kesusasteraan dan propaganda politik untuk membebaskan sastra dari kepentingan politik penguasa.
“Sastra pada hakikatnya bersifat ideologis, menyimpan ideologi pengarang berkaitan dengan orientasi budaya, sistem kepercayaan, sikap, dan sebagainya,” katanya usai seminar “Melacak Jejak Indonesia: Gugatan Pramoedya Ananta Toer” di Semarang, Rabu. Continue reading “Kesusasteraan Harus Bebas dari Propaganda Politik”
