Kemerdekaan Penulis Buku

Prof Dr Misranto SH MHum
http://www.surya.co.id/

Apa jadinya bangunan kehidupan bangsa ini tanpa buku-buku yang ‘berani’ atau bermuatan kritik, mengandung perbedaan, estetika gramatikal yang tidak kaku, dan mengajak elemen masyarakat menjadi pembelajar yang jernih?

Bagaimana nasibnya masyarakat di kemudian hari, jika sehari-harinya tak mendapat suguhan literasi yang memberi ruang demokrasi? Continue reading “Kemerdekaan Penulis Buku”

“MALANG RAYA DALAM SASTRA”: LOKALITAS DAN WARNA LOKAL DI TENGAH DINAMIKA GLOBAL

Yusri Fajar
__Pelangi Sastra Malang

Mengidentifikasi, menganalisa dan mencipta karya sastra berwarna lokal dalam dunia global yang dipenuhi hibriditas kultural adalah sebuah kerja interdisipliner (sastra dan budaya) dan kreatif yang menantang. Apalagi jika lokalitas selalu diidentikkan dengan berbagai keunikan suatu daerah. Terlebih lagi jika keunikan itu didasarkan pada aspek-aspek budaya tradisional dan identitas masa lampau. Continue reading ““MALANG RAYA DALAM SASTRA”: LOKALITAS DAN WARNA LOKAL DI TENGAH DINAMIKA GLOBAL”

RONGGENG – GEISHA: DALAM FIKSI REALIS

(Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk – Memoir of Geisha)
Zakyzahra Tuga
http://www.facebook.com/Zakyzahra

Ronggeng sebagaimana arti dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tari tradisional dengan penari utama wanita, dilengkapi dengan selendang yang dikalungkan di leher sebagai kelengkapan menari. Penarinya ada yang menyebutnya tandak atau penari ronggeng, dan disingkat dengan ‘ronggeng’ saja, sebagaimana penyebutan dalam novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari (dan selanjutnya istilah ‘ronggeng’ dalam tulisan ini dimaksudkan sebagai sebutan penari ronggeng). Continue reading “RONGGENG – GEISHA: DALAM FIKSI REALIS”

Bahasa »