Warisan Abul Kalam Azad (2) (11 November 1888-24 Februari 1958)

Ahmad Syafii Maarif
http://onetea.multiply.com/

Saat terjadi perang saudara yang berdarah-darah antara wilayah barat dan timur Pakistan pada 1971, AKA sudah tidak ada lagi. Sekiranya masih hidup, tentu akan menangis, sekalipun dalam hati dia merasa benar, agar tidak berpisah dengan India. Inggris sebagai bekas penjajah India telah meninggalkan bom waktu dalam bentuk wilayah sengketa Kashmir dengan penduduk mayoritas Muslim. Sudah berlangsung 64 tahun, sengketa India-Pakistan tentang Kashmir ini belum juga menemukan titik terang. Continue reading “Warisan Abul Kalam Azad (2) (11 November 1888-24 Februari 1958)”

Peran Muhammad Iqbal dan Ali Jinnah terhadap Terbentuknya Negara Pakistan

Rusdi *
http://www.kompasiana.com/roesdy

PENGANTAR:

Pada pertengahan abad ke dua puluh, tepatnya pada tahun 1947 di India secara resmi muncul sebuah negara yaitu Pakistan. Jika kita mau menelusuri sejarah terbentuknnya negara tersebut maka akan didapatkan bahwa umat Islam adalah pendiri dan penggagas terbentuknya negar tersebut, dalam artian yang meng-konsep, dan mencita-citakan terbentuknya negara adalah adalah umat Islam. Continue reading “Peran Muhammad Iqbal dan Ali Jinnah terhadap Terbentuknya Negara Pakistan”

Allamah Sir Muhammad Iqbal: Penyair Yang Pemikir

Ekky Malaky
http://ummahonline.wordpress.com/

Muhammad Iqbal adalah sosok besar dalam khazanah kebudayaan Islam. Pemikirannya dikemasnya dalam bentuk puisi, dan itu membuatnya abadi. Muhammad Iqbal, lahir 9 November 1877. Dia adalah seorang filsuf, pemikir, cendekiawan, ahli perundangan, reformis, politikus, dan yang terutama: penyair. Dia berjuang untuk kemahuan umat Islam dan menjadi “bapa spiritual” Pakistan. Continue reading “Allamah Sir Muhammad Iqbal: Penyair Yang Pemikir”

Tebing

Yetti A. KA
lampungpost.com

BELAKANGAN, aku sering merasa tiba-tiba berada di tepi tebing. Tebing yang sangat sepi. Aku tak berani melihat ke bawah, tapi aku bisa menyelam ke dasar yang gelap, teramat gelap; dinding napal yang basah, pohon-pohon dengan duri di sepanjang batang atau ranting-ranting kecil yang tajam, juga nyanyian sayup yang misterius dan terus membujuk: biarkan kami mengambil jiwamu yang sakit dan gelap. Continue reading “Tebing”

Bahasa »