Revolusi Bukan Harga Mati

Joko Wahyono*
http://www.sinarharapan.co.id/

Bagi sebagian orang “penggila” ajaran Marxis terkadang terlalu mudah mengeneralisasi bahwa revolusi adalah harga mati. Marxisme dianggap identik dengan perebutan kekuasaan lewat revolusi radikal, berdarah, seperti yang dilakukan Lenin dengan Partai Bolshevik-nya dalam Revolusi Oktober di Rusia. Continue reading “Revolusi Bukan Harga Mati”

Muhammad Iqbal, Cermin yang Tak Pernah Buram

Djauharul Bar *
http://jtopan.blogspot.com/

Muqaddimah

Legenda yang tak akan pernah habis dibicarakan, Muhammad Iqbal sosok fenomenal abad 21 telah meninggalkan banyak sekali catatan pemikirannya. Siapa yang tak mengangkat topi kepadanya, nama besar dari keluarga kecil banyak menorehkan tinta emas dalam perjuangannya menindas ketidakadilan. Melawan kekuatan penjajah, mengahabisi tipu daya kapitalis, menghiasi hari-hari dengan alunan kata puitis semuanya merupakan ciri dari sosok Iqbal. Continue reading “Muhammad Iqbal, Cermin yang Tak Pernah Buram”

Warisan Abul Kalam Azad (1) (11 November 1888-24 Februari 1958)

Ahmad Syafii Maarif
http://onetea.multiply.com/

Nama lengkapnya adalah Maulana Abul Kalam Muhiyuddin Ahmad Azad. Azad adalah tambahan belakangan sebagai nama penanya yang berarti bebas ( free). AKA (Abul Kalam Azad) kelahiran Makkah pada 1888, ibunya seorang Arab, ayahnya punya darah Afghanistan. Dalam usia 13 tahun AKA sudah dikawinkan dengan seorang gadis bernama Zuleikha Begum. Continue reading “Warisan Abul Kalam Azad (1) (11 November 1888-24 Februari 1958)”

Bahasa »