Islam, Agama Populer atau Elitis?

Abdurrahman Wahid
Kompas, 6 Sep 2002 http://www.gusdur.net/

PADA tahun 1950-an dan 1960-an, di Mesir terjadi perdebatan sengit tentang bahasa dan sastra Arab, antara para eksponen modernisasi dan eksponen tradisionalisasi. Dr Thoha Husein, salah seorang tunanetra yang pernah menjabat menteri pendidikan dan pengajaran serta pelopor modernisasi, menganggap bahasa dan sastra Arab harus mengalami modernisasi, jika diinginkan ia dapat menjadi wahana bagi perubahan-perubahan sosial di zaman modern ini. Continue reading “Islam, Agama Populer atau Elitis?”

Ibnu Sina (980-1037)

http://zulfadli088.multiply.com/

Nama lengkap beliau adalah Abu Ali al Husain ibn Abdullah ibn Sina dan lebih dikenal di masyarakat Eropa dengan sebutan “Avicenna”. Nama panggilan lain beliau selain Ibnu Sina adalah Abu Ali. Beliau adalah salah seorang jenius yang mahir dalam berbagai cabang ilmu. Beliaulah pembuat ensiklopedia terkemuka dan pakar dalam bidang agama, kedokteran, filsafat, logika, matematika, astronomi dan musik. Selain itu beliau juga seorang pustakawan dan psikiater yang handal. Ibnu sina dilahirkan di Afsyinah, sebuah desa yang terletak dekat Bukhara (Republik Uzbekistan) tahun 370 H/ 980 M. Continue reading “Ibnu Sina (980-1037)”

Paradoks Melayu

(Sindiran terhadap Melayu dalam “Penat Tak Sudah Jadi Melayu” Karya Eddy Ahmad RM)

Dr Junaidi *
riaupos.co.id

SAJAK “Penat Tak Sudah Jadi Melayu” karya Eddy Ahmad, RM terdapat dalam kumpulan puisi Baca Sajak Bersama Gubernur Riau, Pemred dan Penyair Media (2011). Sajak ini sangat menarik untuk dikaji karena di dalamnya terkandung sindiran tajam yang disampaikan orang Melayu terhadap diri mereka sendiri dengan menampilkan kondisi-kondisi paradoksal antara dunia idealis dan realitas. Judul sajak ini menggambarkan rasa ketidakpuasan dan kemarahan terhadap Melayu pada hari ini. Continue reading “Paradoks Melayu”

Apa yang Sebenar? Bagaimana yang Semesti?

Alvi Puspita
http://www.riaupos.co.id/

Mengikuti tulisan Marhalim Zaini “Akulah Melayu yang Berlari” yang disambut oleh Syaukani Al Karim dengan “Ikhwal Melayu dan Jalan Kemelayuan” dan disinggung pula oleh Yusmar Yusuf lewat tulisannya “Kata Rayap”, maka pertanyaan yang muncul pada diri saya adalah apakah yang sebenarnya? Apakah yang sebenarnya sedang diperbincangkan? Kenapa? Persoalan Melayu? Persoalan apanya? Continue reading “Apa yang Sebenar? Bagaimana yang Semesti?”

Ahmad Tohari Bangkit Bersama Sang Penari

Linda Sarmili
suarakarya-online.com

Budayawan Ahmad Tohari merasa hidup lagi. Bangkit kembali bersama film “Sang Penari”, film terbaik hasil Festival Film Indonesia 2011, film nasional yang pembuatannya didasari oleh novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk. Bersama dengan larisnya film tersebut ditonton masyarakat luas, novel trilogi Ronggeg Dukuh Paruk juga diserbu pembaca. Banyak pengunjung toko buku Gramedia dalam beberapa bulan terakhir ini mencari novel tersebut di rak-rak buku sastra, tetapi selalu cepat kehabisan. Continue reading “Ahmad Tohari Bangkit Bersama Sang Penari”

Bahasa »