Sunda Dalam “Bijdragen”

Atep Kurnia *
Pikiran Rakyat, 3 Mei 2008

Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) termasuk salah satu lembaga ilmiah Belanda yang peduli terhadap kebudayaan Indonesia. Lembaga ini didirikan 4 Juni 1851, di Kota Delft.

Maksud pendiriannya, pada mulanya ditujukan untuk melatih para pegawai negeri (ambtenaar) yang akan dikirim ke wilayah jajahan. Dalam perkembangannya, lembaga ini meluaskan tujuannya menjadi memajukan ilmu bahasa, budaya, dan sejarah Hindia Belanda dalam arti yang luas. Continue reading “Sunda Dalam “Bijdragen””

Merayakan Waktu Senggang

Alfathri Adlin
Pikiran Rakyat, 3 Mei 2008

APA yang Anda bayangkan tentang waktu senggang? Pergi berlibur? Jalan-jalan sambil belanja di mal dan factory outlet? Pergi menonton ke bioskop? Bertamasya? Silakan bayangkan sendiri kegiatan “waktu senggang” lainnya yang lazim bagi Anda. Namun, perhatikan lebih seksama, saat ini terlihat bahwa bayangan kita tentang waktu senggang lebih terkait dengan rekreasi. Waktu senggang rasanya tak pernah dikaitkan lagi dengan reflektivitas dan kontemplasi. Continue reading “Merayakan Waktu Senggang”

100 Tahun Kebangkitan Nasional: Kipling, Ratu Wilhelmina, dan Budi Utomo

Mulyawan Karim
Kompas, 5 Mei 2008

”Pemerintah Belanda memiliki panggilan moral terhadap kaum pribumi Hindia Belanda.”

DALAM pidatonya, September 1901, Ratu Wilhelmina dengan tegas menyatakan, Pemerintah Belanda memiliki panggilan moral terhadap kaum pribumi Hindia Belanda. Orasi Ratu Belanda dalam sidang pembukaan parlemen itu kemudian umum disepakati sebagai momentum kelahiran faham atau aliran etis dalam kancah politik kolonial Belanda. Continue reading “100 Tahun Kebangkitan Nasional: Kipling, Ratu Wilhelmina, dan Budi Utomo”

Bahasa »