Mencari Latar NTT dalam Cerpen

Yohanes Sehandi
Pos Kupang, Suara NTT

DALAM sebuah cerita pendek (juga dalam novel atau roman), latar atau setting merupakan salah satu unsur intrinsik, di samping unsur intrinsik yang lain, seperti tema atau inti cerita, tokoh atau perwatakan, plot atau alur cerita, dan gaya pengungkapan cerita. Unsur-unsur intrinsik ini merupakan ‘unsur dasar’ yang membangun/membentuk sebuah cerita pendek (cerpen) atau novel. Continue reading “Mencari Latar NTT dalam Cerpen”

Belajar Bersastra dari Seorang Umbu

Willem B Berybe
kupang.tribunnews.com

SEBUT nama Umbu, paling tidak bagi masyarakat Flobamora, langsung teringat akan sebuah pulau yang terletak di selatan wilayah Propinsi NTT yaitu Sumba. Mengapa? Etnik Sumba dengan marga (fam) Umbu berasal dari sana. Dari sekian nama Umbu salah satunya adalah Umbu Landu Paranggi, pria kelahiran Sumba 10 Agustus 1943, dan dikenal sebagai penulis puisi Indonesia. Continue reading “Belajar Bersastra dari Seorang Umbu”

Berlin dan harga sebuah Kebebasan

Asarpin

Kebebasan merupakan persoalan yang, paling tidak, sama tuanya dengan usia manusia itu sendiri. Sejak Nabi Adam turun ke Bumi lalu diikuti para nabi berikutnya, persoalan kebebasan kerap kali muncul dalam wujudnya yang berbeda. Sejak filosof Stoa hingga filosof pascamodernisme, masalah kebebasan telah menyita waktu para filosof profesional untuk merumuskan secara jelas apa makna di balik kata ini. Continue reading “Berlin dan harga sebuah Kebebasan”

MENGENALI WUJUD CERITA PENDEK INDONESIA KONTEMPORER

Hadi Napster

Dalam wacana sastra, ketika seseorang mendengar kata “cerita pendek” atau yang lebih populer disebut “cerpen”, asosiasi pemikiran tentu akan langsung memuara pada jenis cerita (fiksi) yang sifatnya pendek. Sesuai dengan namanya, “cerpen” memang merupakan bentuk fiksi yang berdurasi singkat, padat, intensif, dan sugestif. Proses kreatif pelahirannya pun mempersyaratkan unsur-unsur tertentu atau terbatas, yang dipilah dan dipilih secara selektif serta efektif. Continue reading “MENGENALI WUJUD CERITA PENDEK INDONESIA KONTEMPORER”

Bahasa ยป