100 TAHUN Sutan Takdir Alisjahbana

Hikmat Darmawan
Majalah Madina No. 3, Tahun 1, Maret 2008

Sutan Takdir Alisjahbana punya sumbangan tak langsung dan langsung pada pemikiran Islam di Indonesia. Seumur hidup tak mau diam, menggugat, mencari ‘yang jelas’.

Pada siang seusai hujan itu, di Desa Tugu, Cisarua, Dian Sastro membacakan puisi Sutan Takdir Alisjahbana (STA) berjudul Aku dan Tuhanku. Rumput basah dan langit mendung, dan suara muda Dian membacakan pernyataan-pernyataan filosofis STA. Continue reading “100 TAHUN Sutan Takdir Alisjahbana”

Sastra Perkebunan: Kegetiran Hidup di Balik Kemegahan

Umi Kulsum
Kompas, 7 April 2008

MALAM itu, hanya disaksikan sinar bulan dan suara jengkerik, Ruki meninggalkan neneknya yang masih meringkuk di dipan reyot. Gubuk tua yang dihuninya sejak kanak-kanak dipandangnya dari kejauhan dengan harapan kelak dapat dilihatnya lagi. Dengan segala keberanian dan tekad, Ruki meninggalkan desanya menuju ibu kota agar dapat mendaftar untuk ikut bekerja di tanah Deli, suatu tempat yang menjanjikan mimpi masa depan yang lebih baik. Continue reading “Sastra Perkebunan: Kegetiran Hidup di Balik Kemegahan”

Bilik Sederhana Jakob Sumardjo

Putu Fajar Arcana
Kompas, 5 Sep 2010.

Orang tua yang sederhana itu tetap tangguh memainkan jari-jarinya di atas tuts mesin tik yang huruf-hurufnya sudah tampak lumer. Semua oleh deraan jutaan kali ujung jari Jakob. Lebih-lebih saat ini, lelaki kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 26 Agustus 1939, ini sedang menyelesaikan draf buku berjudul Pola Personalitas Kebudayaan Sunda, yang menurut rencana setebal 400 halaman. Continue reading “Bilik Sederhana Jakob Sumardjo”

Bahasa »