Berburu Beruang

Puthut EA
cerpenkompas.wordpress.com

Aku dikagetkan oleh suara batu yang dilempar ke pinggir kolam, di samping tempatku duduk mencangkung mengamati ikan-ikan. Aku menoleh ke belakang, dan melihat Mas Burhan tersenyum lebar. Akhirnya, ia bangun juga dari tidurnya. Tanpa basa-basi, bahkan setelah lama tidak jumpa, dari mulutnya keluar kalimat tantangan, “Kamu mau berburu hiu atau berburu beruang?” Continue reading “Berburu Beruang”

Burung Api Siti

Triyanto Triwikromo
http://cerpenkompas.wordpress.com/

Burung-burung api itu melesat dan menembus jantung para pembantai. Para pembunuh terbakar. Tubuh mereka menyala. Siti bertanya, ”Mengapa bangau-bangau ini jadi ganas semua?”

Tak ada keindahan seanggun tarian burung bangau yang sedang bercumbu. Dan Siti menatap takjub beratus-ratus pasangan bangau yang sedang berkencan itu. Continue reading “Burung Api Siti”

Puisi: Membaca Kiasan Badan

Ignas Kleden
Indonesiatera, 2001

Sangat mungkin bahwa di antara penyair-penyair dalam sastra Indonesia modern, tidak seorang pun yang demikian obsesif dengan tubuh manusia dalam permenungannya, seperti halnya Joko Pinurbo, dalam kumpulan sajaknya Di Bawah Kibaran Sarung. Penyair dan novelis sebelum dia memang di sana-sini menulis juga tentang badan, karena seluruh perasaan erotik tidak bisa tidak harus menyentuh aspek badan. Continue reading “Puisi: Membaca Kiasan Badan”

Bahasa »