Harga Diri Peradaban Literasi

Sartika Dian Nuraini
http://www.majalahbasis.com/

Negara itu manis di bibir, tapi pahit di kenyataan. Sungguh tak terbayangkan, betapa tega Negara melakukan pemangkasan dana subsidi pada PDS HB Jassin hingga menderita sakit dan miskin.

Pengabaian ini menyebabkan dokumentasi sas­tra di ambang kebangkrutan. Penguasa ti­dak mampu atau bahkan cuek mem­baca seja­rah dan etos sastra yang telah ditunjukkan oleh HB Jassin selama pu­luhan tahun. Jangan-jangan, negara itu ada cuma mau urusan-urusan pragmatis. Continue reading “Harga Diri Peradaban Literasi”

WARISAN CHAIRIL; SIKAP DAN ‘FASHION’ PENYAIR

Syam Sdp
http://www.kompasiana.com/syamsdp

SEBAGAI penyair yang dianggap penting dan besar, Chairil Anwar boleh dikata kurang produktif. Karyanya sedikit, karir kepenyairannya selama enam setengah tahun (1942- 1949) hanya menghasilkan 70 puisi asli, 4 puisi saduran, 10 puisi terjemahan, 6 prosa asli dan 4 prosa terjemahan. Total karya yang dihasilkan hanya 94 buah (HB. Jassin: Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45, 1956). Continue reading “WARISAN CHAIRIL; SIKAP DAN ‘FASHION’ PENYAIR”

MENGENALI STRUKTUR PENULISAN AMIR HAMZAH, CHAIRIL ANWAR, DAN DIMAS ARIKA MIHARDJA

Hadi Napster

Masih tentang pembicaraan licentia poetica dalam kaitannya dengan konvensional bahasa, pada kesempatan ini kita awali dengan kutipan pendapat dari Atmazaki (1993: 70-72) yang menulis; Ada tiga faktor yang menjadi penyebab licentia poetica digunakan oleh penyair, yaitu sebagai berikut: 1) Pada dasarnya penyair menyampaikan pengalaman puitiknya. Pengalaman puitik tersebut lebih banyak berhubungan dengan emosi dan intuisi daripada rasio, ilmu dan ilmiah; 2) Continue reading “MENGENALI STRUKTUR PENULISAN AMIR HAMZAH, CHAIRIL ANWAR, DAN DIMAS ARIKA MIHARDJA”

Cerita dari Segelas Kopi

Guntur Alam
http://www.lampungpost.com/

SEJAK kedatangannya di kampung ini, lelaki itu selalu duduk di teras limasnya. Teras yang menghadap ke jalan raya dan tengah kampung. Bila ditanya oleh orang-orang yang lalu lalang ke rimba karet sedang apa dirinya? Lelaki itu selalu menjawab: “Aku sedang mendengarkan cerita dari segelas kopi.” Continue reading “Cerita dari Segelas Kopi”

Bahasa »