PUASA TANPA KETERLIBATAN

Taufiq Wr. Hidayat

Bagi Sidharta banyak hal sederhana dan apa adanya yang mengandung rahmat kehidupan. Air, debu, kerikil, gunting, kertas, angin, pohonan, apa saja yang sederhana itu membawa rahmat ketika dihayati hati yang bersyukur. Tidak semata-semata dipandang dengan ajaran, doktrin, kehendak menguasai, dan keinginan. Seribu konsep atau deskripsi perihal air, tak dapat menjelaskan air yang langsung dirasakan dan dilihat, disentuh-dihayati. Continue reading “PUASA TANPA KETERLIBATAN”

Naskah Panjang yang Tiba-tiba Jatuh ke Pangkuan

Martin Aleida *

“Kalau (dia) masih hidup, saya ingin tahu di mana makamnya. Kalau dia disiksa dulu sebelum meninggal, saya ingin supaya punya kesempatan membasuh lukanya. Kalau yang tersisa darinya tinggal tulang, saya ingin punya kesempatan menyusun tulang-tulang itu di peti mati anak saya, lalu menguburkannya dengan penuh cinta. Kesempatan itu telah direnggut dari saya.” Continue reading “Naskah Panjang yang Tiba-tiba Jatuh ke Pangkuan”

PENGARANG PEREMPUAN INDONESIA (2)

: Keberadaan Cerpenis dalam Sistem Pengarang
Djoko Saryono *

Berdasarkan genre (bentuk) sastra yang pada zaman sekarang umumnya dipilah atau diklasifikasikan menjadi genre puisi, fiksi dan lakon drama (sastra dramatik), maka pengarang sastra pun dapat dipilah atau diklasifikasikan men-jadi pengarang puisi (atau penyair), pengarang fiksi dan pengarang lakon dra-ma (sastra dramatik). Pengarang puisi atau penyair adalah orang yang menulis puisi atau berprofesi sebagai penulis puisi; pengarang fiksi adalah orang yang menulis fiksi atau berprofesi sebagai penulis fiksi; dan pengarang lakon drama adalah orang yang menulis lakon drama atau berprofesi sebagai penulis lakon drama. Continue reading “PENGARANG PEREMPUAN INDONESIA (2)”

Bahasa »