Gus Dur dimakamkan di Jombang

bbc.co.uk

Mantan Presiden Indonesia Abdurahman Wahid hari ini akan dimakamkan di Jombang, Jawa Timur. Presiden Susilo Bambang Yudoyono menurut rencana akan memimpin upacara resmi kenegaraan.

Kemarin di istana negara, Presiden Susilo Bambang Yudoyono meminta masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari mulai hari ini untuk menghormati Gus Dur. Continue reading “Gus Dur dimakamkan di Jombang”

“Festival Rendra” Penghargaan bagi Si Burung Merak

Wuryanti Puspitasari
http://oase.kompas.com/

Sudah lebih dari tiga bulan WS Rendra wafat, namun sosok penyair, dramawan, sastrawan, pemikir, dan pejuang kebudayaan itu tetap hidup di hati sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya para sahabat, kerabat, pencinta seni, serta pencinta karya-karyanya.

WS Rendra yang lahir di Solo pada 7 November 1935 dan wafat di Depok, Jabar, pada 6 Agustus 2009 tersebut dicintai oleh banyak orang, karena dia dianggap memiliki totalitas berkesenian, karya yang bagus, kontekstual, dan memiliki “kegagahan dalam kemiskinan” kata-katanya. Continue reading ““Festival Rendra” Penghargaan bagi Si Burung Merak”

Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Sepi Pengunjung

oase.kompas.com

Gedung Pusat Dokumen Sastra HB Jassin (PDSHBJ), yang berada di kawasan Pusat Kesenian Taman Ismail Marzuki Jakarta, setiap hari terlihat sepi pengunjung.

“Dari dulu hingga sekarang orang yang datang ke sini biasa-biasa saja dalam sehari antara 15-20 orang,” kata Petugas Pengelola Dokumen PDSHBJ, Agung Trianggono, di Jakarta, Jumat (8/5). Continue reading “Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin Sepi Pengunjung”

Ada yang Salah dengan Sistem Pembelajaran Sastra Indonesia

Rukardi
suaramerdeka.com

Dalam pandangan Putu Wijaya, era 1945 merupakan masa ideal bagi pertumbuhan sastra Indonesia. Saat itu, lahir sekaligus eksponen penyair dan kritikus sastra yang kuat. Sinergi keduanya menciptakan iklim sastra yang dinamis dan progresif.

Dalam hal ini, Chairil Anwar dan HB Jassin menjadi ikon paling tipikal. Chairil mendobrak kecenderungan sastra Pujangga Baru yang penuh dengan bunga-bunga kata. Sajak-sajaknya plastis dan mengusung aforisma. Dia hadirkan realita dalam kata demi kata. Tak hanya itu, karya-karya Chairil juga memberi saham bagi kemajuan bahasa Indonesia. Continue reading “Ada yang Salah dengan Sistem Pembelajaran Sastra Indonesia”

Belajar Sastra lewat Cerita Rakyat

Dini Tri
http://suaramerdeka.com/

CERITA rakyat tak melulu dikemas dalam rasa tradisional. Karena dengan mengikuti perkembangan zaman, cerita tersebut semakin menarik tanpa meninggalkan fungsi hiburan dan pendidikan. Seperti sajian drama tradisonal yang disuguhkan siswa-siswi SMPN 4 Sukoharjo yang mengangkat lakon Ande-ande Lumut ini.

Cerita tersebut diambil dari cerita rakyat Raden Panji dan Galuh Candra Kirana. Iringan karawitan sudah diubah dengan beragam gaya musik, dari keroncong, pop, dan R n? B. Bahkan pada akhir cerita, saat Klenting Kuning dan Ande-ande Lumut bersatu, diiringi lagu ?Munajat Cinta? dari The Rock tetapi tetap dengan iringan karawitan. Continue reading “Belajar Sastra lewat Cerita Rakyat”

Bahasa ยป