Jose de Espronceda (1808-1842)

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=386

KEPADA SPANYOL
Jose de Espronceda

Percuma kini megah menara ditembok batu dan kekayaan sumber-sumbermu.
Tunjukkan daku sisa pusaka pahlawan perkasa, yang mewangi namamu dengan waninya.

Pernah kau dulu bertahta, tinggi laksana pohon yang megah di puncak gunung Libanon.
Suaramu: Halilintar, bergegar menyambar hati pengecut dengan geger dan gentar takut. Continue reading “Jose de Espronceda (1808-1842)”

Marco Polo (1254-1324) Mampir di Jogjakarta?

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=389

Marco Polo (15 Sep 1254 – 8 Jan 1324), pedagang penjelajah lahir di Venezia, Italia. Pergi ke Tiongkok semasa kuasanya Dinasti Mongol. Menemukan kekisah menarik dan aneh, dari dunia Timur bagi bangsa Eropa. Para cendekia berpendapat Marco ke Tiongkok, tetapi tidak mengunjungi semua tempat, yang tergambar di bukunya (Xanadu). Kisah menarik untuk Indonesia, cerita unicorn (kuda bertanduk satu) yang dijumpai di Sumatra. Namun ilmu pengetahuan membuktikan, yang ditemuinya bukan sembrani, melainkan badak. Continue reading “Marco Polo (1254-1324) Mampir di Jogjakarta?”

André Chénier (1762-1794)

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=333

André Chénier (1762-1794) penyair Prancis, lahir di Konstantinopel, dan mati atas giyotin (kapak gantung) di Paris, sewaktu api revolusi hebat mengamuk. Seperti Ronsard, banyak mencaplok pujangga-pujangga Romawi, serta Yunani Purba. Walau demikian bahasanya kukuh, sangat lincah bersemangat, yang berasal dari fantasi menyala dalam kancah revolusi, hingga dipandang pelopor jaman romantik Prancis. Chénier juga menggubah sajak neo klasik, satire pun puisi berfalsafah ilmu pengetahuan di jamannya. Sajak-sajaknya paling terkenal, pula penghabisan ialah Le Jeune Captive, tentang seorang yang sama terpenjara denganya. Continue reading “André Chénier (1762-1794)”

Bahasa »