GIBRAN, ATTAR, DAN INGATAN TENTANG CINTA

Mashuri *

Saya lebih dulu mengenal Gibran daripada Attar. Saya mengenal Gibran ketika duduk di bangku Aliyah. Mungkin persoalannya sederhana. Buku-buku Gibran tersedia di perpustakaan umum kota, sedangkan buku-buku Attar tidak ada, sehingga saya sering membaca karya Gibran, terutama Sang Nabi, Taman Sang Nabi, dan Sayap-sayap Patah yang berderet rapi di perpus kota. Semuanya terbitan Pustaka Jaya. Continue reading “GIBRAN, ATTAR, DAN INGATAN TENTANG CINTA”

BUKU LAMA DAN LAYANG-LAYANG

Sunu Wasono

Saat lagi beres-beres buku, awak menemukan buku lama, buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas III SD. Buku ini dicetak pada tahun 1975 (saat itu awak sudah duduk di bangku SMA kelas 2). Menarik juga mempelajari kembali buku lama. Ada diksi yang kurang awak pahami, misalnya buah peria. Setelah awak cek di kamus, ternyata kata itu ada di KBBI. Malah di kamus dicontohkan peribahasa yang bunyinya begini: “Pucuk diremas dengan santan, urat direndam dengan tengguli, lamun buah peria pahit juga.” Adapun maknanya ‘orang yang tabiatnya jahat, sekalipun diberi kekayaan dan pangkat, sifatnya tak akan berubah’ (KBBI, Edisi Keempat, Tahun 2008, hlm. 1055). Continue reading “BUKU LAMA DAN LAYANG-LAYANG”

AGAMA MESIN

Taufiq Wr. Hidayat *

Seseorang pernah bercerita. Konon mendiang Gus Dur punya kebiasaan bangun dini hari pukul 03.00 WIB, sekitar 45 menit sebelum subuh. Maka pada suatu dini hari, seperti biasa, Gus Dur terbangun. Beliau hanya diam memantapkan pendengarannya, seperti tengah menguping suara yang terdengar lirih. Seseorang itu lalu bertanya kepadanya. Dialog antara Gus Dur dan seseorang itu, dapat saya tuliskan kembali versi saya di sini. Continue reading “AGAMA MESIN”

Ahlulbait Kanjeng Nabi SAW : Antara Nasab, Ilmu dan Akhlak

Hasan Basri Marwah *

Suatu hari Syeikh Daud Attha’i, seorang pemuka kaum sufi generasi awal, sowan meminta suwuk kepada Syeikh Jakfar Shadiq (83 – 148 H), Imam keenam dari kalangan Ahlulbait Nabi SAW.

Suwuk dalam tradisi pesantren banyak pengertiannya. Bukan sekedar dijampi, didoakan, tetapi juga bisa berupa nasehat yang diberikan oleh para ahli karamat di dunia pesantren. Doa dan nasehat para ahli-karamat ini diyakini menyebabkan transformasi ruhani, peningkatan kepekaan dan kesadaran bagi yang menerimanya. Continue reading “Ahlulbait Kanjeng Nabi SAW : Antara Nasab, Ilmu dan Akhlak”

Bahasa »