Indonesia (Tentu) Bisa Samai Korsel

Nelson Alwi *
http://www.ambonekspres.com/

Dalam rentang waktu relatif singkat, Korsel (baca: Korea Selatan), negeri yang porak-poranda sehabis Perang Korea (1950-1953) itu, muncul sebagai macan Asia yang menakjubkan.

Sekarang negara itu berada di posisi negara ke-11 terbesar di bidang perekonomian dunia. Sepuluh tahun ke depan diprediksi para pakar menembus peringkat ke-7, dengan 7 persen pertumbuhan ekonomi per tahun dan US$ 40.000 pendapatan per kapita. Continue reading “Indonesia (Tentu) Bisa Samai Korsel”

Cendekiawan Asing Kunjungi Rumah Pram

Rosidi
suaramerdeka.com

Dua cendekiawan dari negara yang berbeda, berkunjung ke rumah keluarga besar Pramoedya Ananta Toer, Rabu (29/12). Mereka adalah Dr Etienne Naveau dari Institut National des Langues et Civilisations Oriantales (INALCO) Perancis) dan Prof Dr Koh Young Hun, Vice Chairman Korea Association of Malay-Indonesian Studies dari Seoul, Korea. Continue reading “Cendekiawan Asing Kunjungi Rumah Pram”

Musikalisasi Puisi, Loyalitas Fredie Arsi

Teguh Prasetyo
Lampung Post, 17 Feb 2008

Udara bergetar dalam darahku. Ketika tasbih berputar dalam zikir. Wirid bertamburan memenuhi ruang. Dan kau tersenyum di penanggalan…

Penggalan puisi karya Ahmadun Yosi Herfanda berjudul Refleksi Jarak dan Waktu di atas tiba-tiba berubah menjadi satu syair lagu nan indah dengan komposisi dan harmonisasi musik yang begitu hangat dan bernuansa religius kental. Puisi tersebut menjadi pembuka penampilan Deavies Sanggar Matahari Jakarta, dalam pagelaran musikalisasi puisi yang digelar di Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Rabu (13-2) malam yang lalu. Continue reading “Musikalisasi Puisi, Loyalitas Fredie Arsi”

Bahasa ยป