WS Rendra sebagai Aset Budaya Bangsa

Winarta Adisubrata
http://www.sinarharapan.co.id/

Belanda, Amerika Serikat, atau bahkan Korea dan Cina mungkin mencatat WS Rendra sebagai tokoh seni sastra dan drama Indonesia, ketimbang kita bangsa Indonesia sendiri. Penyair dan dramawan Willy Brordus Surendra Brata, yang pernah dikenal publik seni drama dan sastra Indonesia sebagai WS Rendra, menyatakan nama depannya WS adalah Wahyu Suleman (di Solo tempat Rendra dibesarkan WS sering dibaca “Wong Solo”. Continue reading “WS Rendra sebagai Aset Budaya Bangsa”

Tamansari

Judul Buku : Tamansari; Antologi Puisi, Cerpen, Esai
Pengantar : Bakdi Soemanto
Penyunting : Hadjid Hamzah, Ahmad Munif, Arwan Tuti Artha, Joko Budhiarto, Handoko Adinugroho, Mustofa W. Hasyim, dan Iman Budhi Santosa
Penerbit : Seksi Sastra Indonesia, Panitia Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) X.
Tahun : 1998
Tebal : 126 hlm. Continue reading “Tamansari”

Embun Tajalli

Judul Buku : Embun Tajalli; Seikat Sajak dan Cerpen Penulis Yogyakarta; Penyair Tamu dari Yogyakarta
Penyunting : Asa Jatmiko, Endang Susanti Rustamaji, Mustofa W. Hasyim, Sigit Sugito, Sri Wintala Achmad, dan Teguh Winarsho AS
Penerbit : Divisi Sastra Indonesia Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XII bekerja sama dengan Yaysan Aksara Indonesia
Tahun : 2000
Tebal : 253
ISBN : 979-95817-9-5 Continue reading “Embun Tajalli”

Sapardi Djoko Damono : Saya Sudah Lama Mempermasalahkan Waktu

Pewawancara: Ibnu Rusydi
korantempo.com

Sapardi Djoko Damono kini berusia 69 tahun. Tapi, ia tak berhenti berkarya. Baru-baru ini ia meluncurkan buku puisi terbarunya, Kolam. Di Komunitas Salihara, Senin malam lalu, penggiat dan penggemar sastra membludak mengikuti diskusi bukunya.

Sapardi dengan tenang mendengarkan diskusi. Dia masih saja sederhana, dengan topi pet dan jaketnya yang itu-itu lagi. Seusai diskusi, dengan ramah dan rendah hati, ia masih tinggal melayani deretan permintaan tanda tangan dan foto bareng dari para fan. Setelah ruangan sepi, Tempo pun berbincang-bincang dengannya. Berikut ini petikan wawancara dengannya: Continue reading “Sapardi Djoko Damono : Saya Sudah Lama Mempermasalahkan Waktu”

Bahasa ยป