Ashadi Si Raja Sinis Penjaga Akal Sehat

Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Dalam sikapnya yang pendiam, banyak kalangan menjuluki seorang Ashadi Siregar dengan sebutan ‘Raja Sinis’. Begitu banyak ilmu, pandangan dan pendapatnya terhadap dunia pers Indonesia. Kamis (29/7) malam kemarin, sebuah dialog membedah buku Ashadi Siregar : Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru diselenggarakan di auditorium TVRI. Acara ini adalah persembahan dari teman dan sahabat-sahabat atas ulang tahunnya ke-65. Continue reading “Ashadi Si Raja Sinis Penjaga Akal Sehat”

Penolakan Kembali Hampiri Penghargaan Achmad Bakrie 2010

Aguslia Hidayah
http://www.tempointeraktif.com/

Memasuki tahun ke delapan, Penghargaan Achmad Bakrie 2010 (PAB), kembali membidik lima ?pejuang? yang berdedikasi tinggi. Mereka adalah Daniel Murdiyarso untuk bidang sains, Daoed Joesoef dari bidang pemikiran sosial, Sitor Situmorang sebagai perwakilan bidang kesusastraan, Sjamsoe’oed Sadjad dalam bidang teknologi, dan S. Yati Soenarto di bidang kedokteran. Continue reading “Penolakan Kembali Hampiri Penghargaan Achmad Bakrie 2010”

Pemerintah, Seniman, dan Kesenian

Tri Purna Jaya
http://www.lampungpost.com/

Pemerintah sebagai pemegang kebijakan dan pengayom masyarakat harus ikut andil dalam upaya pelestarian dan keberlangsungan proses kesenian.

Hal tersebut mengemukan pada diskusi Bilik Jumpa Seniman Mahasiswa (Bijusa) yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS) Unila di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unila, Sabtu (20-2). Continue reading “Pemerintah, Seniman, dan Kesenian”

Menelusuri Lampung lewat ?Cerbun?

Imelda
http://www.lampungpost.com/

Siang menjelang sore hari pertama bulan Februari, saya mendapatkan sebuah pesan pendek dari seorang teman bahwa buku Cerita-Cerita Jak Bandar Negeri Semuong (selanjutnya disebut CBNS) mendapatkan penghargaan Rancage Rancage 2010.

UNTUK berita itu saya sungguh bersuka cita sekaligus sepakat bahwa penghargaan itu pantas didapatkan oleh Asarpin Aslami, karena 17 cerbun(cerita buntak = cerita pendek) yang ditulisnya memang bagus dan hidup karena ketika membaca saya bisa merasakan emosi yang beragam. Continue reading “Menelusuri Lampung lewat ?Cerbun?”

Bahasa ยป