Djenar dan Paradoks Masyarakat Kita

Asep Sambodja
sinarharapan.co.id

Belum genap setahun, buku kumpulan cerpen Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) “selanjutnya disingkat JMMK” karya Djenar Maesa Ayu sudah mengalami cetak ulang keempat sejak diterbitkan pertama kali pada Januari 2004. Ini termasuk sesuatu yang luar biasa dalam penerbitan buku karena bisa mengalahkan buku pelajaran dalam hal cetak ulang. Di sampul halaman depan buku ini tercantum sebuah catatan singkat, “untuk pembaca dewasa”. Continue reading “Djenar dan Paradoks Masyarakat Kita”

Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan”

Umar Kayam
Pewawancara: I G.G. Maha Adi, Wicaksono, Hermien Y. Kleden,
majalah.tempointeraktif.com

Umar Kayam adalah gambar multidimensi. Dilihat sepintas, boleh jadi menarik, dipandang lama-lama, yang lebih menarik ternyata ada di bawah permukaan. Di dalam diri pria ini, yang sedang menyongsong hari jadinya yang ke-67, berpadu berlapis-lapis matra yang kualitasnya telah teruji oleh waktu, pengalaman, dan juga, mestinya, kematangan. Continue reading “Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan””

Seni itu Memberi Ruang Redam

Ugoran Prasad (Seniman Muda dan Pekerja Teater Garasi)
Pewawancara: Mustaan
http://www.lampungpost.com/

PILIHANNYA bergelut dalam dunia seni tak sia-sia, malah membuahkan hasil gemilang. Muda dan berkarya, begitulah yang ada di benak Ugoran Prasad, pekerja sastra kelahiran Lampung yang memilih menetap di Yogjakarta.

Lama bergelut di dunia sastra, banyak karya yang telah ditelurkan dan membuahkan apresiasi, penghargaan untuk karya cerita pendek terbaik untuk Cerpen Pilihan 2005–2006, di salah satu harian nasional ternama tahun 2007, dan karya fiksi peserta Utan Kayu Literary Bienalle 2007, Komunitas Teater Utan Kayu 2007. Continue reading “Seni itu Memberi Ruang Redam”

Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji

Pemprov Kepri pun Meluncurkan Film Roman Melayu
Gunawan Satary
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah melalui proses pembuatan yang memakan waktu tiga tahun, film Mata Hati Mata Pena Raja Ali Haji yang diproduseri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi diluncurkan pada Sabtu lalu. Pemutaran perdana yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut dilakukan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah di Studio Satu XXI Mega Mall, Batam. Continue reading “Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji”

Beno pun Kembali ke Jalan yang Benar

Pudyo Saptono
suarakarya-online.com

Jagad perpuisian di Kota Semarang kembali menggeliat seiring kembalinya si anak “hilang”-penyair Beno Siang Pamungkas-pada jalan yang benar, yang pernah mewangikan namanya di dunia sastra modern.

Setelah sengaja “menghilang” dan “menggelandang” di jalanan selama sepuluh tahun sebagai seorang juru warta pada sebuah stasiun televisi swasta nasional, penyair Semarang kelahiran Desa Kuncen, Kecamatan Padagangan, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, 30 Maret 1968 ini akhirnya merasa sangat berdosa dan takut tercerabut dari akar kesenimanannya. Continue reading “Beno pun Kembali ke Jalan yang Benar”

Bahasa ยป