Hidup yang Terus Mengalir

AJ Susmana
http://cetak.kompas.com/

Sejarah seringkali dikonstruksi dalam bingkai ?sejarah negara?. Kadang, perjuangan yang dihidupi dengan jiwa dan raga tak membawa hasil seperti yang diharapkan. Kekecewaan dan rasa sesal pun melanda di hati. Akan tetapi, itu tampaknya tidak berlaku bagi wanita-wanita mantan prajurit gerilya yang telah menghabiskan sebagian hidupnya dalam perjuangan gerilya nan panjang di hutan tropik Semenanjung Melayu. Continue reading “Hidup yang Terus Mengalir”

Heroisme yang Menipis

Wishnubroto Widarso
http://www.bernas.co.id/

GAUNG perayaan ulang tahun ke-63 Kemerdekaan kita masih terasa. Baru beberapa hari berlalu. Seperti biasa, ada sederet lomba meriah, baik bagi anak?anak, remaja maupun orang tua; baik yang melibatkan otot (semacam lomba lari suami menggendong istri) maupun yang sedikit memerlukan cita rasa seni (semacam lomba nyanyi karaoke); baik yang berhadiah “hanya” seperangkat alat tulis maupun pesawat TV. Pendeknya, dari segi seru dan hebohnya, perayaan 17?an makin hari makin meningkat. Continue reading “Heroisme yang Menipis”

Gerilya Sastra

Sulistiyo Suparno
http://www.suaramerdeka.com/

MENGHARAPKAN pemerintah untuk lebih memperhatikan pelajaran sastra, seperti pungguk merindukan bulan. Masih untung sastra bisa nebeng pada mapel bahasa dan sastra Indonesia.

Entah mengapa para penggagas kurikulum masih memandang pelajaran bahasa dan pelajaran sastra sebatas cukup dijadikan satu. Setahu saya, keduanya memiliki perbedaan yang mendasar. Continue reading “Gerilya Sastra”

Gerilyawan Sujinah Telah Berpulang

Web Warouw
http://www.sinarharapan.co.id/

?Di langit biru, Engkau menungguku, di langit biru Engkau menyambutku, tenangku melangkah menuju Mu, di langit biru, Engkau menungguku.?

Bait teduh menyayat mengantar Sujinah (78) dalam tidur panjangnya kini. Tiada sanak keluarga, hanya kawan-kawan seperjuangannya meratap menyanyikan lagu-lagu rohani baginya. Itu sudah bukan masalah bagi Sujinah, karena merekalah keluarga sejatinya. Continue reading “Gerilyawan Sujinah Telah Berpulang”

Bahasa ยป