Lima Capil F. Rahardi

RAKYAT LEBIH TUA DARI TENTARA

Suatu hari, Rendra diminta berbicara dalam sebuah diskusi terbatas di Balai Budaya Jakarta. Waktu itu dia sedang dicari-cari kesalahannya oleh aparat pemerintah. Maka pas acara diskusi itu, datanglah tentara. Sambil petentengan, Rendra menghampiri tentara itu lalu bertanya, “Ada apa DIK?” Dipanggil “DIK” perwira menengah itu marah. “Saudara memanggil saya DIK?” Continue reading “Lima Capil F. Rahardi”