Takut

Gde Artawan
http://www.balipost.co.id/

Setelah didera rasa mual, dua bulan terakhir ini aku didera perasaan takut. Semula aku bayangkan kalau perasaan takut itu bersifat sementara saja, hanya singgah sesaat lalu pergi. Barangkali kondisi fisikku yang lemah akibat diserang gejala flu membuat perasaan takut itu muncul atau efek samping dari nonton film horor, atau yang lain. Ternyata setelah aku sembuh dari gejala flu, dan tidak nonton film horor perasaan takut itu tak juga hengkang dari dalam diriku. Continue reading “Takut”

Rumah Masa lalu

Sungging Raga
http://www.lampungpost.com/

KIAN renta rumah ini, ketika kupijakkan kaki di atas tanah berkerikil, kudengar suara angin yang seolah menyambutku. Sudah berapa tahun berlalu? Seperti baru kemarin ketika aku melihatmu menyirami bunga-bunga yang sekarang entah di mana bangkainya. Pot-pot telah jadi hitam, terbakar oleh cuaca yang berganti-ganti, sementara rumput dan daun sudah menyatu, kering dan berdebu. Continue reading “Rumah Masa lalu”

Kematian Raja

Weni Suryandari
http://www.suarakarya-online.com/

Perempuan itu mendengus perlahan sambil meraba-raba keningnya. Kening yang semalaman dirasakannya mengucurkan darah kini tak terasa basah, hanya ada bekas luka keringnya, tetapi seluruh persendiannya seakan lepas dan membutuhkan sandaran. Continue reading “Kematian Raja”

Laut

Alex R. Nainggolan
http://www.balipost.co.id/

BAGINYA, laut adalah sebuah pemandangan yang tak berujung. Terkadang, begitu luas, ia merasa lega memandangnya. Terlebih lagi di sebuah perjalanan, jarak yang terapung di dalam kapal. Ia akan keluar dari geladak, berdiri di tepi besi sambil memandang laut dari kejauhan. Perjalanan antara dua pulau, jarak yang panjang. Ini kali, sebuah pelabuhan mungkin akan terasa agak lama, sebab ia bersama perempuan, terlalu asik memandang laut. Continue reading “Laut”

Protes Sang Pendita

Wayan Supartha
http://www.balipost.co.id/

SEPERTI biasa, ruang pengadilan di alam baka, hari ini penuh sesak. Tiap detik, ribuan atma antre diadili, sebelum menghuni sorga atau neraka. Jumlah dosa mereka ditimbang-timbang dengan perbuatan baiknya. Jika lebih banyak dosa ketimbang baiknya, maka ia berhak menghuni sorga terlebih dahulu. Setelah itu, barulah ia dijebloskan ke neraka, mungkin ratusan atau ribuan tahun sampai ia menjelma kembali ke alam fana. Continue reading “Protes Sang Pendita”

Bahasa ยป