Ontohod

Asep Yayat
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah cukup lama ditunggu, bus kota itu akhirnya muncul juga. Seolah terengah di tengah riuh lalu-lintas yang terik dipanggang matahari, bus menepi dan kemudian berhenti di depan halte. Saya lihat, bus tak dijejali penumpang seperti saat jam berangkat ataupun bubar kantor. Continue reading “Ontohod”

Mimpi James

Dwi Rejeki
http://www.suarakarya-online.com/

Ruangan berukuran tiga setengah kali lima meter itu nampak sepi dan dingin. Dari bagian atas, menetes tiga butiran bening air. Malam ini, hujan memang turun sedikit deras. Tidak seperti malam-malam kemarin, hujan deras tapi hanya sebentar, malam ini hujan deras cukup lama, lebih dari dua jam. Continue reading “Mimpi James”

Kutemukan Dia

Mahmud Jauhari Ali
Tabloid Serambi Ummah, 12 Des 2008

Aku terlahir dari orang yang tak kukenal. Jangankan nama ibuku, melihat sosoknya pun aku tidak pernah. Aku besar di panti asuhan Bumi Selaras yang didirikan oleh seorang yang baik hati. Atas bantuan beliau juga aku bisa menjadi seorang pengerajin batu permata yang cukup sukses di kotaku. Kini di usiaku yang kedua puluh delapan tahun, aku telah memiliki lima pekerja. Penghasilanku cukup untuk menghidupiku dan dua orang anak asuh di rumahku sendiri. Suatu ketika aku harus ke kota lain untuk urusan bisnis. Continue reading “Kutemukan Dia”

Dakwahnya Menyentuh Hatiku

Mahmud Jauhari Ali
Tabloid Serambi Ummah, 12 Des 2008

Seorang lelaki setengah baya berhidung mancung berjalan melintasiku. Kulit jari manisnya dihiasi cincin perak bamata hijau ranum. Bajunya rapi dan terlihat bersih. Lelaki itu berjalan mendekati seorang nenek tua yang hendak manyeberangi jalan raya. Aku terharu malihatnya. Pada masa sekarang masih ada orang yang baik hati mambantu orang lain dalam kesusahan. Lelaki itu kembali melintasiku lagi dan kali ini matanya menatapku sekali. Continue reading “Dakwahnya Menyentuh Hatiku”

Dialog Kamar Mandi

Jauhari Zailani
http://www.lampungpost.com/

Malam itu dia terbangun oleh berisik orang berdiskusi. Begitu dekat suara orang ngobrol, ada lalu lintas pendapat. Kesadarannya menyangkal, tak masuk akal orang ngobrol di kamar mandi. Ini jelas kamar mandi pribadi, kamar mandi yang menyatu dengan kamar tidurnya. Tidak ada yang memakai kamar mandi ini selain dia. Tentu untuk mandi dan hajat yang lain. Bukan untuk diskusi. Apalagi tengah malam. Barangkali ada tamu di rumah tetangga, pikirnya. Atau mereka sedang nonton bola. Sudahlah tak mungkin ada orang ngobrol di kamar mandi. Dia berusaha melupakan dan tidur lagi, lelap lagi. Continue reading “Dialog Kamar Mandi”

Bahasa ยป