Sahur Hari Pertama

Sutan Iwan Soekri Munaf
suarakarya-online.com

Membangunkan Dulah?
Rifai tampak enggan. Pasalnya, membangunkan adiknya ini seperti mengangkat batu besar yang jatuh ke dalam sumur. Alang kepalang susahnya. Tidur Dulah mirip orang mati. Jika pun terbangunkan, dia duduk sejenak di tepi ranjang dengan mata tetap tertutup, namun beberapa saat saja, sudah terlentang, melanjutkan tidurnya. Continue reading “Sahur Hari Pertama”

Dendang Itu

Ratna Indraswari Ibrahim
http://www.suarakarya-online.com/

Sami, mendendangkan lagu ini, “Putri, ini Ayah. Ayah, ini Putrimu.” Lantas kudengar suara Sami tertawa bersama putriku, diakhir setiap dendang itu.

Aku selalu ingin keluar dari tubuhku, kalau kudengar dendang itu. Tapi, aku tidak bisa melakukan apapun, tentu saja. Seperti aku tidak bisa mengatakan pada Sami (suamiku) siapa ayah, dari putriku? Continue reading “Dendang Itu”

Kota-Kota Kecil yang Kusinggahi dengan Ingatan

Raudal Tanjung Banua
kendaripos.co.id

Pernahkah Anda singgah di sebuah kota dan merasa seolah itu kota pertama yang Anda singgahi di dunia? Aku pernah. Dan itu adalah kota-kota kecil yang kusinggahi kali pertama, baik secara harfiah –karena memang baru kali itu melakukan perjalanan jauh– maupun yang pernah kusinggahi dengan rasa berbeda: sekelabat ingatan, tapi begitu dalam, kadang kujumpai kembali dengan kegugupan, ketakjuban panjang, dan tak jarang tergeragap dalam pandangan, yang rasa-rasanya selalu pertama. Beberapa terus mengendap di kepalaku, tak mau pergi; meski tak semuanya berkembang; beberapa memudar seirama bayang-bayang, tapi tak juga lenyap atau hilang. Izinkan aku membilang, satu-satu, siapa tahu Anda juga mengingat sesuatu, dekat atau jauh, di ranah ibu atau di seberang? Continue reading “Kota-Kota Kecil yang Kusinggahi dengan Ingatan”

Layung Sore

Musyafak Timur Banua
http://www.lampungpost.com/

ORANG-orang sedusun sudah menebak Gandari bakal mati digerogoti penyakit mematikan itu. Kanker rahim. Ya, tumor ganas yang hampir tak dikenali orang-orang Dusun Sumurup. Mereka hanya tahu dari mulut ke mulut bahwa penyakit itu amat ganas dan bisa membunuh tuannya sewaktu-waktu.

Sebelum seorang dokter rumah sakit Kota Glagahwangi menerangkan Gandari mengidap kanker rahim, orang-orang Sumurup mengira perut besar perempuan beranak lima itu kena santet, teluh, atau sejenisnya. Selama ini orang Sumurup hanya kenal dua jenis penyakit mematikan, yakni pagebluk dan santet. Continue reading “Layung Sore”

Menunggumu, Luka Masih Menyapa

Denny Mizhar

“Perjalanan ini masih panjang, sayang. Siapkan perbekalan yang cukup agar kita sampai pada tujuan dengan selamat”.

Kau mengatakan itu untuk terakhir kalinya padaku. Saat kita harus dipisahkan oleh keadaan yang membawamu entah ke mana. Aku pun bertahun-tahun mencarimu, tapi hasilnya nihil. Aku kunjungi penjara-penjara yang mengurung tahanan politik tapi tak ada kamu. Aku tahu sikap hidupmu dan fikiran-fikiranmu. Tak mungkin kau seperti yang mereka tuduhkan padamu. Continue reading “Menunggumu, Luka Masih Menyapa”

Bahasa ยป