Zahra As-Sauda? *)
http://celaledinwahyu.blogspot.com/
Ia berlalu. Ia tinggalkan serpihan hatiku yang hancur-lebur berserakan di sudut mataku. Aku masih tak pula memahami apa yang sesungguhnya ia inginkan. Berulang kali aku jelaskan padanya, pada gadis itu, betapa aku sangat mencintai dirinya. Aku pun telah memohon padanya untuk ?paling tidak- berpura-pura mengizinkanku memiliki dirinya seutuhnya. Meskipun aku tahu, sedetik pun aku tak bisa wujudkan harapanku itu. Dan karena itu, ia menolak. Ia tak mau itu. Ia tak inginkan itu. Ia hanya berkata tidak, kemudian diam, dan pergi. Continue reading “Yang Tak Mungkin Terjalin, Selamanya”
