Ibu Tak Berangkat

Sanie B. Kuncoro
jawapos.com

KAU sedang berada di pekarangan rumah ibu. Sebuah tempat yang paling kau suka setiap kali kembali ke rumah itu. Entah sekadar singgah dari sebuah perjalanan tugas atau saat kau bawa istri dan anak-anakmu mudik mengunjungi ibu di kampung halaman.

Sebuah pekarangan yang senantiasa menghadirkan jejak masa kanak-kanakmu. Membelah kenangan menjadi penggalan-penggalan, yang setiap irisannya membawamu kembali menelusuri perjalanan masa silam, yang seakan terperangkap di pekarangan itu. Seakan tak ada yang benar-benar berubah di sana. Continue reading “Ibu Tak Berangkat”

SUNDAL

:kagem papa

Naomi Srikandi*
http://www.jawapos.com/

Kamar ibu wangi pandan. Di pinggir ranjang Kadar merajang berhelai-helai daun penyedap itu. Di jendela langit kelam, tapi tugas laki-laki itu belum kelar. Sesudah merampungkan sekeranjang mawar yang ditabur di bak mandi, seuntai kulit jeruk yang digantung di dapur, ia tengah menyiapkan pandan untuk ditaruh di sudut kamar tidur. Ibu, sambil memijat wajah dengan minyak zaitun, telah sampai pada penggalan akhir kisahnya. Continue reading “SUNDAL”

Kiamat Kesetiaan

Triyanto Triwikromo*
http://www.jawapos.com/

(O, Keheningan yang indah, masih adakah yang ingin Kauceritakan kepadaku setelah pertempuran-pertempuran sia-sia yang mengenaskan itu?

“Apakah kau merasa telah mengenal kesetiaan melebihi pemahamanmu tentang Aku?”

Tak sedikit pun kumengerti tentang kesetiaan ya, Junjungan.

“Kalau begitu pergilah ke gurun tanpa nama. Carilah oase paling bening. Bercerminlah di sana?” Continue reading “Kiamat Kesetiaan”

Enigma

Pringadi AS
http://reinvandiritto.blogspot.com/

Engkau selalu seolah paham: aku adalah makhluk paling kelam. Kulitku yang hitam legam setidaknya telah menjadi salah satu parametermu dalam menilaiku. Matamu bahkan akan selalu terpicing saat aku dengan pakaianku yang sudah compang-camping ini melewati rumahmu. Padahal aku tak pernah menganggumu. Tak pernah mengusikmu. Tapi selalu saja engkau mengusirku pergi, melemparku dengan kerikil-kerikil dari halaman rumahmu. Sebab katamu, aku adalah makhluk paling kelam. Hanya akan merusak pandangan matamu. Continue reading “Enigma”

Sakaw

Marniati Murtaba
kendaripos.co.id

Alam pikiranku dipenuhi kabut. Aku pun tak sanggup memastikan asal-muasal kehadirannya. Ia memenuhi ruang bawah sadarku. Kucoba menerjemahkan setiap kata yang terbesit dalam alam pikiranku. Coba-coba, ya? kata itulah yang selalu hadir di ruang hatiku.

Berita dari televisi tentang penangkapan korban sabu-sabu kemarin begitu menyita pikiranku. Setiap detik yang kulalui adalah gelisah dan penasaran yang meletup-letup. Kutatap dinding loteng yang juga dinding kamarku, kamar tempatku berbagi suka dan duka. Continue reading “Sakaw”

Bahasa ยป