MAY

Eny Rose*
http://media-sastra-nusantara.blogspot.com/

Prolog: (Jiwa tersandung kabut raga tak henti merintih, malam terbelenggu cinta nan ayu. mozaikmozaik rindu menggertak sunyi. Namun, bintang thariq masih bernafas di sela cakrawala, sang mega kelana. Rerintik hujan pun turut mengiang di kahyangan percintaan sembari temani liku anggara nan merunduk sayu bagai sang khafadha setia menjaga adam dan hawa). Continue reading “MAY”

Tabung Cahaya

Zelfeni Wimras
http://www.jawapos.com/

”Ibu, anak jantanmu pulang!”

Tapi, suaraku berganti bulatan-bulatan udara, seperti gelembung sabun, berkejaran di atas kepalaku. Suhu dalam tubuh seketika berganti. Arus hangat menderas dari jantungku berganti aliran dingin, menyergap tulangku. Tanganku merasakan sesuatu yang licin. Lumut hijau kehitaman yang membungkus cabang manggis yang sedang kugelantungi pecah. Air keruh menyebar. Serpihan lumut melintas di depan kacamataku. Kukerdipkan mata. Menggeleng. Pecahan lumut itu menyebar. Sebagian menempel di dinding bekas rumah yang juga dibungkus lumut. Continue reading “Tabung Cahaya”

Labirin Imajinasi

Dian Hartati*
http://sudutbumi.wordpress.com/

Melalui kata-kata aku temukan cinta. Rasa itu datang tanpa aku duga, memasuki imajinasi yang aku ciptakan sendiri. Lama waktu tak menghentikan arah angin yang terus berhembus, ada gairah di tempat yang tak terduga. Sebuah gairah tentang sunyi yang tercipta dari rasa hati. Continue reading “Labirin Imajinasi”

JERITAN LILIN KECIL

Is Faridatul Arifah
http://media-jawatimur.blogspot.com/

Pagi ini, rupanya sang surya mulai menantang hidup yang selalu berselimutkan kegagalan. Di sini, di kota ini. Kota yang penuh akan tantangan dan perjuangan. Mau tak mau harus kami lalui untuk menyambung hidup. Sejak aku umur 12 tahun, ayah dan ibu sudah meninggalkan kami. Sejak itu, kami berjuang untuk hidup sendiri. Kami begitu mendambakan kasih sayang sebuah keluarga. Continue reading “JERITAN LILIN KECIL”

Bahasa ยป