Perempuan Penanti Jibril

Syarif Hidayatullah
http://www.lampungpost.com/

Kaukah itu yang datang di malam hari atau itu hanya angin belaka? Entahlah, yang jelas perempuan itu selalu menanti Jibril lantaran tahajud terus mengalir di tubuhnya dan malam selalu membisikinya tentang arti kehidupan.

Sejenak ia renungi angin gurun, mencoba menaksir apakah ada kehidupan yang lebih indah tanpa ada cobaan? Siluet api bergerak, membenturkannya kembali untuk mengingat Jibril, adakah kau yang datang malam hari? Continue reading “Perempuan Penanti Jibril”

Gadis Penjaja Kata-kata

Dian Hartati
http://sudutbumi.wordpress.com/

Gadis itu tetap saja menjajakan kata-kata di gigir dingin. Masih ada lelah yang menggunung di dada segarnya. Matanya nyaris tak pernah tidur sepanjang malam, otaknya mereka-reka setiap kata yang akan diucapkan. Entah sudah berapa ribu malam ia lakoni pekerjaan itu, pekerjaan yang hanya menghasilkan beberapa ratus uang untuk makannya di siang hari. Siang hari tanpa kata. Continue reading “Gadis Penjaja Kata-kata”

PEMECAH BATU

Kusprihyanto Namma
http://www.republika.co.id/

Namanya Sidin. Tubuh pendek kekar. Kulit hitam terbakar. Rambut merah kusam. Jarang bicara. Apalagi tersenyum. Kerjanya buruh-memburuh. Bukan buruh tani. Tapi buruh pemecah batu.

Ia bekerja pada seorang juragan yang amat ia patuhi perintahnya. Ketika seorang kerabat juragan memenangkan tender pembongkaran gedung persidangan membutuhkan tenaga bongkar profesional, Sidin langsung diusulkan. Sidin tak bisa menolak. Continue reading “PEMECAH BATU”

BAU BUSUK DI KAMAR MANDI

http://www.suaramerdeka.com/
http://syoga.blogspot.com/
S Yoga

Jam berapa sekarang?. Aku berjalan mondar-mandir di dalam kamar mandi. Apakah aku harus berangkat? Rasanya tubuh ini masih bau, aku cium sendiri tubuhku. Apakah aku harus mandi lagi? Rasanya tidak enak kalau tidak mandi lagi. Kenapa tubuh ini akhir-akhir ini baunya tidak enak? Jelas aku takut dan malu sekali bila tercium oleh teman-teman sekantor. Ah kenapa mulutku baunya tidak enak sekali, pantas istriku seringkali tidur di kamar sebelah. Aku harus mandi lagi. Aku tak peduli pertemuan di kantor terlambat. Aku tidak peduli. Continue reading “BAU BUSUK DI KAMAR MANDI”

SUNRISE

AS. Sumbawi

“Yap. Selesai sudah.” Kucoba mengangkat tas ransel yang memuat segala kebutuhan. Lumayan berat. Dari luar kudengar Bondan memanggil. Aku keluar.

“Bagaimana? Sudah beres?” katanya.
“Sip. Beres.”
“Ayo, sudah ditunggu yang lain!” katanya memberi isyarat menunjuk ke jalan. Di sana kulihat sebuah mobil van parkir. Continue reading “SUNRISE”

Bahasa »