Venus

AS. Sumbawi

Hujan jatuh di luar jendela. Angin dingin menyelusup lewat sela-sela pintu dan jendela kamar. Waktu menunjukkan pukul 22.21 di jam dinding.

Maria masuk sembari mengeringkan rambutnya dengan selembar handuk merah. Ia baru saja mandi setelah hujan mengguyur tubuhnya dalam perjalanan pulang dari rapat sebuah LSM tadi. Seperti biasa, ia langsung mandi. Kalau tidak, tubuhnya akan terserang demam. Dan ia tidak mengizinkan hal itu terjadi. Continue reading “Venus”

Temui Aku Hari Jumat, di Belakang Kelenteng Tua

Marhalim Zaini
Riau Pos, 27 Maret 2005

Saat itu, Hitler sudah mati. Bunuh diri. Beberapa menit setelah Eva Braun yang molek dinikahinya dalam ruang pengap udara. Goerge Orwell tak kisah sangat, kelelahan pasca perang, di negeri penuh paradoks, tak membuat ia lemah semangat untuk menemuinya, Siti Layla. Perempuan Melayu berdarah biru, keturunan raja-raja. Goerge menyukai Siti, tersebab Siti menyukai Einstein. Terutama saat bom atomnya menumbangkan keangkuhan totalitarianisme. Terlebih lagi, saat Siti mulai melayangkan responnya atas sejumlah fragmen novel Goerge terbaru, Nineteen Eighty-four (1984), atau terhadap novel sebelumnya berjudul Animal Farm. Continue reading “Temui Aku Hari Jumat, di Belakang Kelenteng Tua”

Cerita yang Menyertai Wabah di Kampungku

Raudal Tanjung Banua
korantempo.com

PADA awal 1980-an, ketika kelompok tani dan kelompencapir (kelompok pendengar, pewicara, dan pemirsa) mulai menjamur, sudah seharusnya kampungku mengadakan panen raya dengan hasil yang jauh lebih baik. Maklum, sebuah bendungan di bagian hulu sungai baru saja diresmikan di tahun 1976 oleh Ir. Sutami, Menteri Pekerjaan Umum dalam kabinet Soeharto. Empat kali berturut-turut sejak peresmian, hasil panen memang melimpah. Namun, Continue reading “Cerita yang Menyertai Wabah di Kampungku”

GADIS

Humam S Chudori
republika.co.id

Andika masih duduk mematung di ruang tamu. Ia seperti tak percaya pada peristiwa yang baru saja dialaminya. Untuk ke sekian kalinya ia merasa tidak berdaya menghadapi istrinya sendiri.
Terbayang lagi peristiwa yang belum lama berselang, tatkala lelaki yang tengah memanfaatkan cuti tahunan itu bertanya kepada istrinya yang hendak keluar rumah. Continue reading “GADIS”

Bahasa ยป