Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/
Posisi sastra Indonesia kini sudah sedemikian terpuruk menjadi barang yang tidak relevan dalam konteks pendidikan. Sastra Indonesia sudah pailit. Anak-anak sekolah Indonesia hampir tak mendapat pelajaran sastra lagi. Dalam sebuah penyidikan informal, sastrawan Taufiq Ismail menemukan bahwa pelajar Indonesia membaca 0 (nol) buku di dalam kurun 3 tahun, sementara pelajar dari berbagai negara mencatat 10 sampai 30 buku. Continue reading “Reposisi Sastra Indonesia”
