MUSUH PARA KORUPTOR: RAMADHAN KH

Maman S. Mahayana *

Ramadhan Karta Hadimadja, setelah sekian lama terbaring sakit di Cape Town, Afrika Selatan, Kamis, 16 Maret, sekitar Pukul 8.30 waktu setempat, pergi sudah menjumpai Sang Khalik. Salah seorang tokoh pendiri Akademi Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta itu, sungguh sebuah teladan. Ia figur sastrawan yang konsisten dalam melawan kebrengsekan, teguh pada apa pun yang diyakini sebagai kebenaran, dan solider pada persahabatan. Continue reading “MUSUH PARA KORUPTOR: RAMADHAN KH”

Perjalanan Bahasa Indonesia Menuju Bahasa Dunia

Maman S Mahayana
riaupos.com

Jika Bahasa Melayu ditempatkan sebagai bahasa daerah, sangat mungkin para pakar bahasa (Indonesia) dan Pusat Bahasa, akan menghadapi tembok besar kegagalan. Bukankah salah satu syarat sebuah bahasa menjadi bahasa resmi PBB ditentukan oleh klaim bahwa bahasa itu telah menjadi bahasa negara, bukan bahasa daerah. Jika yang diusulkan Bahasa Melayu sebagai bahasa Nusantara, kendalanya sama saja, Continue reading “Perjalanan Bahasa Indonesia Menuju Bahasa Dunia”

Lirik

Arie MP Tamba
jurnalnasional.com

Kritikus sastra Indonesia berkebangsaan Belanda, A Teeuw, pernah merasa “kehilangan” Rendra. Itulah yang dialami A Teeuw sebagai pecinta puisi-puisi Rendra – periode sebelum puisi pamflet (1970-an). Puisi-puisi pamflet, yang banyak mempersoalkan kehidupan masyarakat keseharian, termasuk masalah pendidikan, ekonomi, politik, bahkan kebijakan pembangungan – yang disampaikan juga dalam bahasa sehari-hari – membuat A Teeuw tidak mendapatkan kenyamanannya sebagai pembaca. Continue reading “Lirik”

Bahasa ยป