Maman S. Mahayana *
Belakangan ini, di kalangan sastrawan muda ada kecenderungan untuk menyoroti dan mencoba memberi penjelasan tentang kritik akademis secara keliru. Kritik akademis dipahami sebagai kegiatan yang hanya terjadi di lingkungan sebuah lembaga yang bernama perguruan tinggi. Di sana, kritik sastra dianggap sekadar berujud sebuah makalah ilmiah, penelitian atau karya ilmiah yang berupa skripsi, tesis atau disertasi. Continue reading “TENTANG KRITIK AKADEMIS”
