
Wahyudin * Continue reading “Goenawan Mohamad Merupakan Don Quixote”
KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (7)
Djoko Saryono *
Oleh sebab berbagai faktor, sastra Indonesia banyak memantulkan jejak estetika Jawa, membayangkan keindahan dan keelokan Jawa. Cukup banyak bangunan literer atau puitis sastra Indonesia yang bertumpu atau berpusat kemapanan, keselarasan, dan kebersamaan ala Jawa. ¬Jika disikapi secara tentang dengan tidak terburu-buru menghubungkannya dengan nilai estetis Barat atau estetika Barat, maka di dalam teks Pengakuan Pariyem, Para Priyayi, Tirai Menu¬run, Ronggeng Dukuh Paruk, Burung-burung Manyar, Continue reading “KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (7)”
KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (6)
Djoko Saryono
Jabaran dan perincian nilai keindahan dan keelokan Jawa yang saya golongkan ke dalam estetika keselarasan-kemapanan yang sudah dijabarkan dan diperinci dalam postingan sebelumnya (1–5) dapat dirangkum ke dalam matriks berikut ini. Dari matriks ini kita tahu bahwa estetika Jawa sebagai perwujudan budaya Jawa dibentuk oleh beraneka ragam nilai keindahan dan keelokan Jawa. Continue reading “KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (6)”
Sains di Tengah Wabah Corona
Nirwan Ahmad Arsuka
Kompas, 5 Juni 2020
Tak terhindarkan: agama yang yakin sebagai pengetahuan yang diturunkan langsung oleh Tuhan pantas mengangkat diri jadi pengetahuan paling luhur, agung, lengkap dan sempurna. Kaum agamawan, dengan niat mulia, kerap menilai pengetahuan rasional yang sekuler itu sebagai pengetahuan yang rendah, kasar, tak lengkap, dan berbahaya. Mereka yang mengamalkannya harus dikoreksi dan diselamatkan jiwanya. Keluhan Galileo Galilei di ruang tahanannya dan rintihan Giordano Bruno di api unggunnya, tentu masih bisa kita dengar di abad ini. Continue reading “Sains di Tengah Wabah Corona”
TENTANG GARIS DEMARKASI ANTARA SAINS DAN FILSAFAT DAN KEMATIAN METAFISIKA
Fitzerald Kennedy Sitorus
Beberapa hari belakangan ini, kita membaca di halaman facebook lalu lintas pertukaran pikiran yang bersemangat mengenai sains. Picu yang melatuk diskusi ini adalah pernyataan Mas GM mengenai permasalahan-permasalahan sains dalam sebuah seminar online yang berjudul “Berkhidmat kepada Sains”. Pertanyaan ini kemudian ditanggapi oleh AS Laksana. Kemudian sejumlah tulisan tanggapan lainnya bermunculan meramaikan pertukaran pikiran tersebut. Continue reading “TENTANG GARIS DEMARKASI ANTARA SAINS DAN FILSAFAT DAN KEMATIAN METAFISIKA”
