Tujuh Dosa Mematikan di Hari Buku Sedunia

Bahrul Amsal *

SEMALAM saya baru saja menyaksikan Seven (1995), film lawas yang dibintangi Morgan Freeman dan Brad Pitt. Film ini bercerita tentang David Mills (Brad Pitt), seorang detektif yang bermitra dengan pensiunan William Somerset (Morgan Freeman) untuk melacak seorang pembunuh berantai yang menggunakan tujuh dosa mematikan (Seven deadly sins) sebagai motif dalam pembunuhannya. Continue reading “Tujuh Dosa Mematikan di Hari Buku Sedunia”

PUITIKA JALAN PULANG KE MUASAL KEJADIAN *

Djoko Saryono **

/1/
Bagi saya, di dunia-kehidupan akademik dan intelektual, Prof. Achmad Effendi Kadarisman, M.A., Ph.D (selanjutnya disingkat AEK) merupakan sosok langka yang — meminjam istilah Rudolf Otto — mysterium tremendum et fascinosum, menggentarkan sekaligus memesona pada zaman kiwari. Sebagai sosok yang menggentarkan sekaligus memesona, AEK akan senantiasa luput dicandra secara utuh, selalu mrucut [Jawa: terlepas] digambarkan dengan bahasa. Pencandra atau penggambarnya seakan-akan hanya — meminjam larik puisi Amir Hamzah — bertukar tangkap dengan lepas. Siapa pun termasuk saya tak cukup puas mencandranya dengan leksikon, terminologi, dan diksi denotatif, sehari-hari, dan umum. Continue reading “PUITIKA JALAN PULANG KE MUASAL KEJADIAN *”

Gus Dur, Sastra dan Diplomasi untuk Palestina

Siswanto *

Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan salah satu tokoh yang berada di garda terdepan dalam perjuangan Kemerdekaan Palestina. Sudah puluhan tahun orang-orang Palestina tidak mendapatkan keadilan, tanahnya dirampas dan hak-haknya dibungkam. Jalan panjang telah dilakukan banyak pihak, baik internal maupun eksternal, dan negara-negara ikut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui diplomasi. Continue reading “Gus Dur, Sastra dan Diplomasi untuk Palestina”

Bahasa ยป