Anindita S. Thayf *
Kompas, 22/07/2020
Sejak tahun 1952, Pramoedya Ananta Toer sudah mengeluhkan soal kondisi finansial pengarang Indonesia. Lewat dua esai, Hidup dan Kerja dan Keadaan Sosial Para Pengarang: Perbandingan Antarnegara, Pramoedya membandingkan pendapatan pengarang Republik Rakyat Tiongkok dengan pengarang Indonesia. Continue reading “KELUHAN PRAMOEDYA DAN KEADAAN KINI”




