SIHIR YOUJIN: MENULIS DENGAN HATI

Maman S. Mahayana *

Youjin, Air Ajaib yang Merana, Alihbahasa: Wilson Tjandinegara. Jakarta: Perhimpunan Penulis Yin-Hua (Tionghoa—Indonesia), 2007, xii + 231 halaman.

Ketika bahasa –bahkan apa pun—diperlakukan dengan sentuhan cinta, maka yang memancar dari pengejawantahannya, tidak lain adalah aroma cinta itu sendiri. Tanpa sadar, ia menyelusup, menggoda hati, dan kita akan selalu gagal menolak pesonanya. Continue reading “SIHIR YOUJIN: MENULIS DENGAN HATI”

Di Teluk Puntondo Suatu Senja

Ilenk Rembulan
http://www.kompas.com/

Sekilas menggenggam kumpulan puisi yang dipeluk dalam buku berjudul Aku Hendak Pindah Rumah dari M. Aan Mansyur selanjutnya disingkat MAM ini terasa berat di isi.

Bukan apa-apa, sejak kecil sering membaca puisi pendek yang keindahannya sudah tidak diragukan lagi, walau kadang ditemui sedikit agak panjang namun tidak dengan jumlah bait, tapi jumlah kata dalam satu baris. Continue reading “Di Teluk Puntondo Suatu Senja”

Bahasa »