Melodi Cinta Vrizka

Tarpin A. Nasri
http://www.lampungpost.com/

SUNGGUH! Tak kuduga sedikit pun jika perjalanan hidupku akan menjadi indah seperti sekarang ini. Awalnya kukira ini sebuah mimpi, bahkan keajaiban. Ternyata bukan!

Aku terlahir sebagai anak kampung yang miskin, berpendidikan cekak, tergerak naik dari karyawan rendahan menjadi karyawan level menengah. Meski jauh dari ganteng, akhirnya aku ditembak dan dijadikan soulmate-nya Andi Vrizka Soraya Putri. Continue reading “Melodi Cinta Vrizka”

Siti Zaenab

Andriansyah
http://www.lampungpost.com/

SEHABIS salat subuh tadi, ia langsung membereskan rumah, mencuci piring bekas makan malam, kemudian mencuci baju, lalu menyapu halaman. Ya, rutinitas yang biasa dilakukannya. Entahlah, semuanya sudah teratur seperti itu. Ingin rasanya ia mengubah rutinitas itu, tapi ia tak bisa. Setiap kali sehabis salat subuh ia ingin tidur kembali, setiap kali itu pula matanya tak mau mengatup lagi. Matanya terus terjaga, tak bisa melanjutkan tidur lagi setelah dibasuh dengan air wudu. Continue reading “Siti Zaenab”

PANORAMA SASTRA INDONESIA

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Naskah Pidato Penerimaan Hadiah Sastera Majelis Sastera Asia Tenggara (Mastera)
Atas buku Sembilan Jawaban Sastra Indonesia
Berjaya Times Square Hotel Kuala Lumpur, 27 November 2007

Sastra Indonesia adalah lanskap pelangi; warna-warni dengan beragam cabaran ideologinya. Ia bagai taman bunga dengan tetumbuhannya yang semarak, dedaunannya yang rimbun, meski di sana tumbuh pula mawar berduri. Di taman itu, orang-orang boleh duduk bercengkerama, memadu kasih, memetik beberapa tangkai bunga untuk dipajang di dalam rumah atau mencampakkannya begitu saja. Continue reading “PANORAMA SASTRA INDONESIA”

Lompatan Besar Kesusastraan

2008 Ubud Writers & Readers Festival
Triyanto Triwikromo
http://suaramerdeka.com/

SEJAK 14 Oktober, 2008 Ubud Writers & Readers Pestival (UWRF) yang diselenggarakan di Ubud, Bali, dimulai. Tak kurang 120 pengarang dari 20 negara meramaikan acara sastra internasional.

Di antaranya Vikram Seth (penulis Two Lives dari India-Inggris), Camilla Gibb (pengarang Mouthing the Words dari Kanada), Preeta Samarasan (penulis Evening is the Whole Day), dan Andrea Hirata (penulis Laskar Pelangi dari Indonesia). Continue reading “Lompatan Besar Kesusastraan”

Pembibitan Sastra di Banyumas

Teguh Trianton*
http://suaramerdeka.com/

KONON, faktor utama yang menyebabkan terjadinya stagnasi kesusastraan di Banyumas adalah rendahnya budaya kritik sastra. Setidaknya, inilah penilaian Abdul Wachid BS, sastrawan dan kritikus Yogyakarta yang konsen menggiatkan dan kehidupan bersastra di Banyumas. Ia banyak terlibat diskusi sastra dengan sastrawan muda Banyumas, juga merintis penerbitan sastra di STAIN Purwokerto.

Menurut Wachid, rendahnya budaya kritik bukan hanya terjadi di kalangan sastrawan, melainkan yang lebih akut juga melanda para kaum kritikus di kalangan akademis. Continue reading “Pembibitan Sastra di Banyumas”

Bahasa ยป